Masyarakat yang memiliki keperluan untuk mengurus tanah di akhir pekan selama bulan Ramadhan, akan tetap dilayani di 107 Kantor Pertanahan (Kantah) yang membuka Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN). (foto: ATR/BPN)
JAKARTA, PERSPECTIVESNEWS- Masyarakat yang memiliki keperluan untuk mengurus tanah di akhir pekan selama bulan Ramadhan, akan tetap dilayani di 107 Kantor Pertanahan (Kantah) yang membuka Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN).
Seperti halnya, PELATARAN di Kantah Kabupaten Bogor I tetap
berjalan normal dengan waktu operasional yang sama, yaitu Sabtu-Minggu di pukul
08.00-12.00 WIB.
“Tidak ada perbedaan baik sebelum Ramadan maupun saat
Ramadan, mungkin hanya jumlah pemohonnya saja. Saat sebelum Ramadan, pemohon di
layanan PELATARAN bisa 80 lebih, kalau hari ini total sekitar 30-an pemohon,”
terang Nur Fitriayu, Manager on Duty di Kantah Kabupaten Bogor I pada Sabtu
(21/02/2026).
Pada PELATARAN di bulan Suci Ramadhan ini, Kantah Kabupaten
Bogor melayani tujuh layanan prioritas, antara lain Pengecekan Sertipikat;
Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT); Hak Tanggungan Elektronik; Roya
(Manual/Elektronik); Peralihan Hak; Pendaftaran SK; Perubahan Hak Guna
Bangunan/Hak Pakai menjadi Hak Milik.
“Seperti pada hari ini, banyak pemohon yang melakukan
pengajuan SKPT, pengajuan informasi terkait berkas di loket customer service
(CS), bahkan pengambilan produk sertipikat di loket pengambilan,” terang Nur
Fitriayu.
Dodi (51) adalah pemohon yang pada Sabtu ini bisa mengambil
sertipikat tanahnya di Kantah Kabupaten Bogor I. “Saya mengurus peningkatan hak
rumah kami yang sebelumnya berupa Hak Guna Bangunan menjadi Hak Milik. Saya
sebelumnya diinfokan jika ada layanan akhir pekan, tetap buka saat Ramadan,
jadi saya ke sini saja hari ini,” tuturnya.
Dodi yang datang bersama istri mengaku kagum dengan layanan
di Kantah, baik saat pelayanan di hari kerja maupun di akhir pekan. Sebelum
mengambil sertipikat di akhir pekan, ia telah dua kali berproses mengurus
berkasnya di Kantah.
“Apalagi di hari ini saat ambil, saya baru masuk sudah
dibantu di depan (oleh petugas) langsung diarahkan ke loket pengambilan, tidak
sampai 10 menit sudah selesai. Biayanya juga Rp50.000 dari awal hingga akhir
saya urus sendiri,” ungkap Dodi. (AR/JR)