Petugas melakukan pengamanan lalu lintas saat insiden kecelakaan tunggal (Out of Control) yang menimpa truk Isuzu Box bermuatan infus seberat 5 ton di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Sabtu (11/4/2026) pagi. (Foto: Polsek Pekutatan).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Sebuah kecelakaan
tunggal (Out of Control) menimpa truk Isuzu Box bermuatan infus seberat 5 ton
di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Pengeragoan, Sabtu (11/4/2026)
pagi.
Kendaraan bernomor polisi B 9549 UXZ tersebut terguling
setelah berupaya menghindari tabrakan dengan mobil lain.
Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, mengungkapkan
bahwa insiden terjadi sekitar pukul 08.00 WITA. Kecelakaan bermula saat truk
yang dikemudikan Hendrik Susanto (46) asal Jawa Tengah, melaju dari arah
Gilimanuk menuju Denpasar.
"Setibanya di KM 57-58, sebuah mobil Avanza tak
dikenal dari arah berlawanan tiba-tiba mengambil jalur kanan untuk menyalip.
Karena terkejut, pengemudi truk membanting setir ke kiri," ujar Kompol
Suarmadi, saat dikonfirmasi Minggu (12/4/2026).
Manuver mendadak tersebut membuat truk melindas gundukan
rabat beton hingga "jumping" dan akhirnya terguling di badan jalan.
Akibatnya, bagian depan truk mengalami ringsek dan kaca depan pecah. Meski
kendaraan mengalami kerusakan berat, Hendrik Susanto dilaporkan selamat dan
hanya mengalami luka gores pada telinga kiri.
Pihak Kepolisian Sektor Pekutatan segera menerjunkan
personel untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengatur arus lalu
lintas dengan sistem buka-tutup guna mencegah kemacetan panjang.
"Saat ini unit Lantas telah menangani kejadian
tersebut. Kami masih menunggu jasa derek untuk proses evakuasi kendaraan ke
tempat yang lebih aman agar arus lalu lintas kembali normal sepenuhnya,"
tutup Kapolsek. (dik)
