Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Kader PKK dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2026 di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar, pada Selasa (14/4). Foto: Hms. Dps.
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2026 guna memperkuat sinergitas program kerja. Acara yang dibuka langsung Ketua TP-PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, berlangsung di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar, pada Selasa (14/4).
Dalam sambutannya, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menekankan bahwa Rakor ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memberikan acuan kegiatan bagi pengurus di tingkat bawah. Selain itu, Rakor ini diharapkan mempermudah proses penganggaran di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.
"Kami mengingatkan agar TP-PKK di seluruh jenjang menyusun program yang memiliki dampak keberlanjutan dan bermanfaat nyata bagi peningkatan kualitas SDM masyarakat," tegas Ny. Sagung Antari.
Ia juga menambahkan bahwa sebagai mitra pemerintah, PKK memiliki peran vital dalam membangun karakter masyarakat yang mandiri dan sejahtera melalui implementasi 10 Program Pokok PKK.
Salah satu poin utama dalam pertemuan ini adalah dorongan bagi para kader untuk tanggap terhadap isu pembangunan nasional sesuai hasil Rakernas X PKK. Ny. Sagung Antari secara khusus menyoroti masalah lingkungan, terutama pengelolaan sampah.
"Kami mengajak seluruh jajaran PKK untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya. Hal ini sejalan dengan program unggulan PKK dalam pelestarian lingkungan hidup," imbuhnya.
Rakor ini juga menghadirkan narasumber ahli, salah satunya Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Pertamanan DLHK Kota Denpasar, Ida Ayu Widhiyanasari. Dalam paparannya, ia menjelaskan terkait kondisi terkini TPA Regional Suwung, implementasi Perda No. 18 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Sampah, serta pemanfaatan alat praktis seperti Teba Vertikal, komposter, dan compost bag.
"Kami berharap kader PKK dapat menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program pemerintah kota terkait pengelolaan sampah berbasis sumber secara maksimal," ujar Widhiyanasari.
Selain DLHK, materi juga disampaikan oleh perwakilan dari Inspektorat dan BAPPEDA Kota Denpasar, serta pemaparan teknis dari masing-masing POKJA (Kelompok Kerja) TP-PKK Kota Denpasar. (humas.dps/esa-wahdodik)