Serangkaian Karya Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, arus lalu lintas dilaporkan tetap terkendali dan kondusif pada Jumat (10/4).
BANGLI, PERSPECTIVESNEWS – Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Karya Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, arus lalu lintas dilaporkan tetap terkendali dan kondusif pada Jumat (10/4). Keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan skema rekayasa jalur yang ketat oleh tim gabungan.
Kanit Lantas Polsek Kintamani, IPTU I Nengah Bagiawan, mengonfirmasi bahwa meskipun volume kendaraan pemedek fluktuatif, belum terjadi hambatan berarti di jalur utama Kintamani. Kunci kelancaran ini terletak pada kedisiplinan pengaturan kantong parkir.
Mengingat kapasitas lahan yang terbatas, pihak kepolisian menerapkan kebijakan parkir satu sisi bahu jalan di area utara dan selatan pura. Langkah ini diambil guna mencegah penyempitan badan jalan yang sering menjadi pemicu kemacetan panjang.
"Kami mengarahkan pemedek untuk memprioritaskan area parkir utama di Tunon. Penjagaan ketat dilakukan agar tidak ada kendaraan yang parkir sembarangan hingga memakan badan jalan," tegas IPTU Bagiawan.
Kelancaran arus di kawasan Batur merupakan hasil kolaborasi solid antara berbagai unsur keamanan, yang meliputi:)Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangli, Polsek Kintamani, TNI, Satpol PP, serta pecalang dari kabupaten sekitar.
Selain fokus pada kendaraan, petugas juga menaruh perhatian pada faktor cuaca Kintamani yang tidak menentu. Pihak kepolisian mengimbau para pemedek yang hendak tangkil (sembahyang) untuk tetap waspada.
"Kami minta pemedek selalu berhati-hati dan menyiapkan perlengkapan seperti jas hujan, mengingat cuaca di Batur sering berubah mendadak. Mari jaga kondusivitas bersama agar upacara berjalan khidmat hingga selesai," tambah IPTU Bagiawan.
Hingga berita ini diturunkan, koordinasi lintas sektoral terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi lonjakan pemedek pada akhir pekan mendatang. (*)