Negaroa Football Academy (NFA) Jembrana U-10 berhasil keluar sebagai Juara 1 pada turnamen bergengsi "Bali 7s 2026" untuk kategori GOLD, setelah tampil dominan menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai negara. (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Dunia sepak bola usia
dini Jembrana kembali menorehkan tinta emas di kancah internasional. Negaroa
Football Academy (NFA) Jembrana U-10 berhasil keluar sebagai Juara 1 pada
turnamen bergengsi "Bali 7s 2026" untuk kategori GOLD, setelah tampil
dominan menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai negara.
Berlangsung di Bali United Training Center, Gianyar, pada
2–5 April 2026, ajang ini merupakan salah satu turnamen sepak bola usia dini
terbesar di Asia yang diikuti oleh 500 tim dan sekitar 8.000 peserta dari 7
negara.
Keberhasilan Negaroa FA meraih podium tertinggi bukan tanpa
alasan. Tim asuhan akademi kebanggaan Jembrana ini mencatatkan statistik yang
luar biasa sepanjang turnamen:
Statistik menunjukkan dari total pertandingan 10 laga,
mencatatkan hasil 7 kemenangan, 3 kali imbang, dan tanpa kekalahan (unbeaten).
Sementara untuk produktivitas juga cukup baik dengan mencetak
17 gol, hanya kebobolan 2 gol selama seluruh rangkaian turnamen.
Statistik ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak Jembrana
tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga mendominasi permainan di level
internasional.
Rosidan Anas, pelatih menegaskan, kemenangan bukan merupakan
hasil instan. Performa gemilang para pemain U-10 ini adalah hasil dari program
latihan jangka panjang yang dijalankan secara konsisten oleh Negaroa FA. Fokus
pengembangan meliputi teknik dasar, pemahaman prinsip bermain, kekompakan tim,
hingga penguatan mental bertanding.
"Hasil ini adalah buah dari proses latihan yang
konsisten, disiplin, dan kerja keras seluruh pemain. Ini membuktikan bahwa
anak-anak dari Jembrana mampu bersaing dan unggul di level internasional,"
ungkap pelatih Negaroa FA yang akrab disapa Coach Rozy, dihubungi Selasa (7/4/2026).
Pihak akademi juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada
para orang tua pemain dan seluruh pihak yang memberikan dukungan moral maupun
materiil. Sinergi antara pelatih, pemain, dan orang tua menjadi kunci utama di
balik kesuksesan tim dalam menjaga performa hingga partai final.
Keberhasilan di ‘Bali 7s 2026’ ini diharapkan menjadi batu
loncatan bagi para talenta muda Jembrana untuk terus berkembang. Perjalanan
masih panjang, namun Negaroa FA telah membuktikan bahwa Jembrana adalah lumbung
talenta sepak bola yang patut diperhitungkan di kancah dunia. (prokopim)
