Ny. Sagung Antari Jaya Negara mendampingi Ketua TP. Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster saat membuka Kegiatan Bina Posyandu 6 SPM yang digelar TP. Posyandu Provinsi Bali di UPTD Bapelkesmas, Kesiman Kertalangu pada Senin (13/4). Foto: Hms. Dps.
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kali ini, TP Posyandu Denpasar mengirimkan kader-kader terbaiknya untuk mengikuti kegiatan Bina Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diselenggarakan oleh TP Posyandu Provinsi Bali di UPTD Bapelkesmas, Kesiman Kertalangu, Senin (13/4).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, didampingi Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara. Pelatihan ini dirancang khusus untuk memperluas wawasan kader dalam mengimplementasikan konsep baru Posyandu yang lebih komprehensif.
Dalam arahannya, Ny. Putri Suastini Koster menegaskan bahwa Bina Posyandu ini merupakan inisiatif untuk menguatkan peran kader sebagai garda terdepan. Ia menjelaskan bahwa kini peran Posyandu telah bertransformasi; tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan semata, tetapi mencakup aspek kehidupan masyarakat yang lebih luas melalui 6 SPM.
Adapun Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), lanjut Putri Koster merupakan konsep baru yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan enam bidang utama: Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketenteraman dan Ketertiban Umum, dan Sosial.
"Sebagai Tim Pembina, kami bertugas untuk melakukan pembinaan. Dan kami optimalkan bagi para Tim Pembina Kabupaten/Kota serta Desa/Kelurahan, dengan harapan dapat melaksanakan pembinaan kepada kader posyandu sebagai upaya optimalisasi posyandu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Putri Koster juga menekankan dan mengajak seluruh kader Posyandu untuk ikut bersama-sama mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal ini lantaran, kebersihan lingkungan juga menjadi salah satu poin yang ada di dalam Posyandu 6 SPM.
"Mari kita sama-sama bergerak untuk kebersihan lingkungan ini. Salah satu upayanya adalah setiap bulannya, kita sudah melakukan gerakan Kulkul TP PKK dan Posyandu, selain itu sosialisasi PSBS, hingga pelayanan menyeluruh sesuai dengan indikator posyandu 6 SPM. Ini adalah sinergitas yang harus kita lakukan berkelanjutan," ujar Putri Koster.
Hal senada disampaikan Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, pihaknya mengatakan bahwa pelatihan Bina Posyandu 6 SPM ini sendiri diikuti oleh kurang lebih 31 orang TP. Posyandu Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar.
"Tentunya melalui Binas Posyandu ini kami berharap TP. Posyandu Kcematan dan Desa/Kelurahan dapat menjadi contoh dalam menjalankan dan mengaplikasikan pada program Posyandu 6 SPM," ujarnya.
Sagung Antari juga berharap, seluruh pesrrta Bina Posyandu dari Kota Denpasar dapat memahami dengan baik seluruh materi terkait, antara lain akselerasi layanan Posyandu, pengelolaan Posyandu desa/lurah, serta layanan yang berkaitan dengan sosial, pendidikan, kesehatan dan lainnya.
"Melalui Bina Posyandu ini menjadi momentum peningkatan kapasitas guna mewujudkan pelayanan optimal bagi masyarakat sebagai bentuk bekerja bersama mendukung terwujudnya Kota Denpasar yang MAJU, makmur, aman, jujur dan unggul," ujarnya. (Ags/HumasDps).