Proses belajar mengajar di BAMA yang dilakukan langsung oleh para pakar Bahasa Mandarin. (Foto: Ist)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Menguasai Bahasa Mandarin
kini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan bagi generasi muda
yang ingin bersaing di kancah global.
Melihat peluang tersebut, Bali Mandarin Academy (BAMA) hadir
sebagai vokasi pendidikan yang tidak hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga
menjadi jembatan informasi, budaya, pendidikan, dan peluang karir antara
Indonesia dan Tiongkok.
Berdirinya BAMA tidak lepas dari pengalaman panjang David
Kurniawan, seorang profesional hospitality asal Bali yang telah tinggal dan
bekerja di Tiongkok selama lebih dari 25 tahun.
Perjalanan kariernya dimulai di Hangzhou, Provinsi Zhejiang,
dengan membuka dan mengembangkan Fuchun Resort, golf resort eksklusif untuk
pasar premium Tiongkok.
Selama dua dekade lebih, David bekerja mengembangkan proyek
hospitality kelas atas di Guangzhou, Beijing, Shanghai, dan Qingdao.
Pengalaman itu memberinya pemahaman mendalam tentang
perkembangan ekonomi, teknologi, pendidikan, hingga transformasi sosial
Tiongkok di era tiga generasi kepemimpinan terakhir.
“Melalui aktivitas bersama Kedutaan Besar RI di Beijing,
saya melihat ada kesenjangan informasi antara masyarakat Indonesia dan
Tiongkok, khususnya terkait pendidikan, teknologi, budaya kerja, dan peluang
karir. Dari situ muncul keinginan untuk memberikan akses informasi yang lebih
akurat bagi generasi muda Bali,” ujar David ditemui di kantornya, Kamis, 21 Mei
2026.
Visi tersebut ia wujudkan bersama rekan bisnisnya, Rudy
Halim dengan mendirikan Bali Mandarin Academy pada akhir 2024.
Dalam operasionalnya, BAMA dipimpin oleh Antonius selaku
Direktur Operasional. Dengan pengalaman lebih dari 18 tahun di Sekolah Tzu Chi
Pantai Indah Kapuk, Antonius membawa standar akademik, disiplin, dan sistem
pengajaran Mandarin yang teruji ke BAMA.
Untuk menjaga kualitas, BAMA menjalin kerja sama strategis
dengan Shandong Vocational and Technical University of International Studies
dan Shandong Communication and Media College.
Ditangani Pakar Pendidikan Mandarin
Pengembangan kurikulum dan sistem pengajaran ditangani
langsung oleh Professor Li Qi, akademisi dan pakar pendidikan Mandarin.
Kurikulum BAMA yang dikurasi bersama kedua universitas
tersebut kini telah diterapkan di berbagai institusi di Bali seperti Sekolah
Tegal Jaya, Institut Pariwisata Bali Internasional, Politeknik Internasional
Bali, Sekolah Pariwisata Bali, SMK Dwijendra, dan Stella Mundi. Hingga saat
ini, BAMA telah bekerja sama dengan lebih dari 20 institusi pendidikan di Bali
dan Jakarta.
Selain fokus pada pendidikan formal, BAMA juga mengembangkan
program Bahasa Mandarin khusus untuk industri hospitality. Program ini
dijalankan melalui kerja sama dengan Indonesian Hotels General Manager
Association (IHGMA) dan mendapat endorsement dari Persatuan Hotel dan Restoran
Indonesia (PHRI) Provinsi Bali yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha
Ardana Sukawati.
BAMA juga telah membangun Learning Management System (LMS)
agar proses belajar mengajar berjalan terstruktur, terukur, dan sistematis.
Program online didukung 20 tenaga pengajar profesional, seluruhnya lulusan
universitas di Tiongkok, termasuk pengajar native speaker.
Untuk persiapan studi lanjut, BAMA menyediakan program
pembelajaran dan ujian HSK Level 1 hingga Level 6, lengkap dengan buku ajar
yang disusun khusus sesuai metode BAMA. Saat ini BAMA memiliki sekitar 2.000
siswa aktif, dengan komposisi 90% mahasiswa dan pelajar, sisanya profesional
dan orang tua murid.
Selain pengajaran bahasa, BAMA juga menyediakan layanan
konsultasi pendidikan dan persiapan masuk universitas di Tiongkok bagi siswa
Indonesia yang ingin melanjutkan studi.
“BAMA hadir dengan visi menjadi ‘jendela’ bagi generasi muda
Indonesia, khususnya Bali, untuk memahami Tiongkok secara lebih mendalam,
sekaligus mempersiapkan diri menghadapi peluang pendidikan dan karir global
melalui penguasaan bahasa Mandarin,” kata Antonius.
Dengan pendekatan sistematis dan standar pendidikan
Tiongkok, BAMA berkomitmen menjadi benchmark pendidikan Bahasa Mandarin
di Indonesia.
Bagi generasi muda Bali yang ingin membuka peluang studi,
karir, dan kolaborasi internasional, BAMA siap menjembatani. (*)
