Ny. Suwandewi Eddy Mulya tampak berbaur besama anak-anak dalam kegiatan Semarak Gebyar Kreativitas TK Aisyiyah Kota Denpasar, di areal parkir Taman Kota Lumintang, Sabtu (9/5). (Foto:hums.dps)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Ketua Persatuan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kota Denpasar, Ny. Suwandewi Eddy Mulya membuka kegiatan Semarak Gebyar Kreativitas TK Aisyiyah Kota Denpasar bertajuk “Kreasi Tas Ecoprint” yang digelar di areal parkir Taman Kota Lumintang, Sabtu (9/5). Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan kulkul dan pengaplikasian pigmen warna alami daun ke tas ecoprint.
Dalam kegiatan yang mengusung tema “Ciptakan Gaya Hidup Ramah Lingkungan Dengan Bersumber Dari Alam” ini, Ny. Suwandewi Eddy Mulya mengapresiasi inovasi TK Aisyiyah Kota Denpasar dalam menghadirkan pembelajaran kreatif yang menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
“Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak dapat belajar mencintai lingkungan, mengenal potensi alam sekitar, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas,” ujarnya.
Ketua Panitia, Yuli Dina Rahmawati mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka mengasah dan mengembangkan kreativitas peserta didik PAUD ‘Aisyiyah Kota Denpasar dan PAUD ‘Aisyiyah Badung bersama orang tua atau wali murid.
Ia menjelaskan, Gebyar Tahunan tersebut sebelumnya sempat vakum selama lima tahun akibat pandemi Covid-19 dan akhirnya dapat kembali terlaksana tahun ini.
“Kegiatan ini menjadi wadah ajang kreativitas, pengembangan talenta serta mempererat kedekatan anak didik dengan orang tua. Hari ini kita dapat melihat betapa kreatifnya wali murid yang tergabung dalam PAUD ‘Aisyiyah Kota Denpasar dan Badung,” jelasnya.
Gebyar Kreativitas tahunan ini diikuti seluruh siswa-siswi bersama orang tua atau wali murid dari PAUD ‘Aisyiyah 1, 2, 3, 4, 5, 6 serta PAUD ‘Aisyiyah Badung dengan jumlah peserta sekitar 442 orang.
Sementara itu, Ketua PAUD Dasmen Kota Denpasar, Hj. Siti Khotjah menambahkan bahwa tema ramah lingkungan sangat penting dikenalkan kepada anak usia dini karena anak-anak merupakan generasi masa depan yang perlu dibiasakan mencintai dan menjaga lingkungan sejak sekarang.
“Melalui kegiatan ini kita ingin menanamkan nilai-nilai sederhana namun bermakna seperti menjaga kebersihan, mengurangi sampah plastik, memanfaatkan bahan-bahan alami serta mencintai lingkungan sekitar. Alam sudah memberikan manfaat kepada kita sehingga sudah sepatutnya dirawat dan dijaga dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga mengajak anak-anak untuk memulai dari hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, menggunakan barang yang dapat dipakai ulang serta menjaga kebersihan sekolah dan rumah.
“Dengan langkah kecil itu kalian sudah menjadi pahlawan lingkungan,” katanya. (Ayu/humas.dps)