Manager PLN UP2D Bali Petrus Irwan Ichwansaputra (berdiri tengah) didampingi jajaran manajemen PLN UP2D Bali sedang melakukan pengecekan kondisi APD yang digunakan oleh Tenaga Pelayanan Teknik. (Foto: PLN)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Dalam upaya menjaga
keandalan sistem kelistrikan sekaligus memastikan pelayanan kepada pelanggan
berjalan aman dan optimal, PLN UP2D Bali menggelar Apel Gelar Peralatan dan
Penandatanganan Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bersama tenaga
pelayanan teknik (Yantek) di lingkungan kerja UP2D Bali.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan budaya
keselamatan kerja sekaligus bentuk kesiapan personel dan peralatan dalam
mendukung respons cepat penanganan gangguan kelistrikan di lapangan.
Dalam apel tersebut dilakukan pengecekan kesiapan tenaga
Yantek, kelengkapan alat kerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga
penegasan kembali komitmen penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam
setiap pekerjaan.
Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra,
mengatakan bahwa aspek keselamatan kerja memiliki hubungan erat dengan kualitas
pelayanan kepada pelanggan. Menurutnya, pekerjaan ketenagalistrikan memiliki
risiko tinggi sehingga seluruh personel wajib memastikan setiap pekerjaan
dilakukan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.
“Keselamatan kerja menjadi prioritas utama dalam setiap
pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan
seluruh personel memahami pentingnya disiplin penggunaan APD dan kepatuhan
terhadap SOP agar pekerjaan dapat berjalan aman dan pelayanan kepada pelanggan
tetap terjaga,” ujar Petrus.
Ia menjelaskan, keandalan pasokan listrik tidak hanya
ditentukan oleh kesiapan sistem dan peralatan, tetapi juga kesiapan sumber daya
manusia yang menjalankan operasional di lapangan. Karena itu, evaluasi terhadap
kesiapan personel dan peralatan dilakukan secara berkala guna meminimalkan
risiko gangguan maupun kecelakaan kerja.
Selain apel gelar peralatan, kegiatan juga diisi dengan
penandatanganan komitmen bersama dengan manajemen penyedia jasa tenaga
pelayanan teknik yang bekerja sama dengan PLN sebagai bentuk penguatan budaya
K3 di lingkungan kerja PLN UP2D Bali. Komitmen tersebut menjadi pengingat bagi
seluruh personel untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan
pekerjaan.
“Tidak boleh ada tahapan pekerjaan yang diabaikan. Semua
pekerjaan wajib diawali briefing keselamatan, pengecekan peralatan, dan
memastikan kondisi personel siap bekerja. Dengan budaya kerja yang aman,
pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin optimal,” tambahnya.
PLN UP2D Bali juga terus mendorong tenaga pelayanan teknik
untuk memberikan pelayanan yang responsif dan profesional kepada pelanggan,
terutama dalam penanganan gangguan kelistrikan. Selain kompetensi teknis,
petugas juga diingatkan untuk menjaga etika pelayanan dan komunikasi saat
berinteraksi dengan masyarakat.
Sementara itu, Perwakilan Manajemen PT Bumi Sentosa, Agus
Eka Yudiantara, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh penguatan budaya
keselamatan kerja yang terus diterapkan PLN UP2D Bali kepada seluruh tenaga
pelayanan teknik di lapangan.
“Sebagai mitra kerja PLN yang mendukung pelayanan teknik,
kami berkomitmen untuk terus memastikan seluruh personel memahami dan
menerapkan aspek keselamatan kerja dalam setiap pelaksanaan pekerjaan. Kegiatan
apel dan penandatanganan komitmen ini menjadi pengingat bahwa keselamatan
merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga keandalan pelayanan kelistrikan
kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan,
peningkatan disiplin terhadap penggunaan APD dan kepatuhan terhadap SOP juga
menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus
mendukung pelayanan yang cepat dan berkualitas kepada pelanggan.
Salah satu tenaga Yantek PLN UP2D Bali, Putu Fery Kurniawan,
menyampaikan bahwa penerapan K3 menjadi bagian penting dalam pelaksanaan
pekerjaan di lapangan.
“Kami menyadari pekerjaan kelistrikan memiliki risiko tinggi
sehingga penggunaan APD dan kepatuhan terhadap SOP menjadi hal yang wajib.
Dengan disiplin terhadap aspek keselamatan kerja, pekerjaan dapat dilakukan
dengan aman dan pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan lebih baik,”
ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, PLN UP2D Bali berharap budaya
keselamatan kerja semakin kuat di lingkungan operasional sehingga keandalan
sistem kelistrikan tetap terjaga dan masyarakat dapat memperoleh layanan
listrik yang aman, cepat, dan andal. (lan/pln)
