SSB Manistutu United KU-12 Jembrana, meraih prestasi gemilang sebagai Runner-Up Nasional pada Piala Dunia Anak Indonesia 2026 di Bandung. (Foto: Hms Jbr)
BANDUNG, PERSPECTIVESNEWS- Sekolah Sepak Bola (SSB)
Manistutu United KU-12 asal Desa Manistutu, Kabupaten Jembrana, Bali, kembali
menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional.
Setelah sebelumnya sukses mengawinkan gelar juara ASSA
Grassroot Football Tournament 2026 dan Juara 1 seleksi Piala Dunia Anak
Indonesia Region Bali 2026, kali ini tim asuhan Coach I Gede "Rahdur"
Pujayadi tersebut berhasil keluar sebagai Juara 2 (Runner-Up) Nasional dalam
ajang bergengsi Piala Dunia Anak Indonesia 2026.
Kompetisi usia muda tingkat nasional ini berlangsung pada
1–3 Juli 2026 di Progresif Sport Center, Bandung, Jawa Barat. Turnamen ini
diikuti oleh 24 tim terbaik yang mewakili berbagai provinsi dari seluruh
penjuru Indonesia.
Sepanjang turnamen, tim yang dipimpin oleh Kapten Komang
Arya Wira Yoga ini menunjukkan mentalitas baja. Meski harus beradaptasi dengan
perubahan cuaca dingin di Bandung yang sempat membuat beberapa pemain kurang
fit, Manistutu United sukses menumbangkan tim-tim tangguh dari berbagai daerah
hingga melaju ke babak grand final melawan Young Warrior Apollo Bekasi.
Faktor kelelahan akibat jeda waktu istirahat yang hanya 10
menit pasca-laga semifinal membuat stamina pemain menurun di babak kedua,
hingga harus merelakan posisi puncak dengan skor akhir 0-2. Kendati demikian,
performa luar biasa tim "kuda hitam" asal Jembrana ini berhasil
mencuri perhatian besar dari para pelatih dan penonton nasional sepanjang
kompetisi.
Pencapaian tim semakin lengkap setelah penjaga gawang SSB
Manistutu United resmi dinobatkan sebagai Kiper Terbaik Nasional atas
aksi-aksi penyelamatan krusialnya sejak fase gugur hingga partai puncak.
Perbekel (Kepala Desa) Manistutu, I Komang Budiana, pada
sabtu (4/7), didampingi Pembina SSB Manistutu United, I Made Abdi Negara, yang
hadir langsung mengawal perjuangan anak-anak di Bandung, mengaku sangat terharu
dan bangga.
"Kepada anak-anak, coach, tim, offisial, orang tua
siswa, dan seluruh donatur, tiang selaku Kepala Desa Manistutu mengucapkan
terima kasih dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas raihan Juara
2 Nasional ini," ujar I Komang Budiana.
Prestasi berskala nasional ini menjadi bukti nyata bahwa
talenta muda dari tingkat desa mampu bersaing di level tertinggi sepak bola
tanah air melalui pembinaan yang disiplin dan dukungan penuh dari komunitas
lokal. (prokopim jbr)
