Klinik Polres Jembrana resmi dinobatkan sebagai FKTP Terbaik I di lingkungan Polda Bali. Penghargaan diserahkan Kabiddokkes Polda Bali, Kombes Pol dr. Komang Nurada Mahardana, kepada Ps. Kasi Dokkes Polres Jembrana, di Gedung Presisi Polda Bali, Denpasar, Jumat (24/7/2026). (Foto: Polres Jembrana)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Klinik Polres Jembrana
resmi dinobatkan sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Terbaik I
di lingkungan Polda Bali. Penghargaan bergengsi Bidokkes Award tersebut
diserahkan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidokkes Polda Bali Tahun Anggaran
2026 di Gedung Presisi Polda Bali, Denpasar, Jumat (24/7/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kabiddokkes Polda Bali,
Kombes Pol dr. Komang Nurada Mahardana, kepada Ps. Kasi Dokkes Polres Jembrana.
Capaian ini menjadi pengakuan atas konsistensi Klinik Polres
Jembrana dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang profesional,
berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan anggota Polri maupun masyarakat
umum.
Rakernis tahun ini mengusung tema “Penguatan Dokkes Polri
dalam Optimalisasi Kinerja Bidokkes Polda Bali melalui Inovasi Pelayanan
Kesehatan yang Berkualitas, Humanis, dan Melayani dengan Hati.”
Agenda tersebut dihadiri 146 peserta dari pejabat Bidokkes,
Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, hingga para Kasi Dokkes Polres jajaran.
Menanggapi raihan tersebut, Kapolres Jembrana AKBP Kadek
Citra Dewi Suparwati, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh
personel yang bertugas.
"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, sinergi,
dan komitmen seluruh personel Klinik Polres Jembrana. Prestasi ini menjadi
motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan yang profesional, humanis,
dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," ujar AKBP Kadek Citra Dewi.
Ia menambahkan, capaian ini menjadi pendorong bagi Polres
Jembrana untuk terus berinovasi mewujudkan Polri Presisi. Selain meningkatkan
kualitas mutu kesehatan, Polres Jembrana juga mengimbau masyarakat untuk
memanfaatkan layanan kepolisian seperti Call Center 110 yang bebas pulsa dan
siaga 24 jam. (dik)
