DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen penuh untuk mendukung pembinaan generasi muda melalui ajang Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) Bali 2026. Program ini dirancang sebagai wadah yang mempertemukan Duta GenRe kabupaten/kota se-Bali untuk berkompetisi memperebutkan gelar Duta GenRe Bali Tahun 2026.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, saat menerima audiensi Ketua Forum GenRe Indonesia Provinsi Bali, I Kadek Dwi Januardana, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (24/7). Dalam pertemuan tersebut, Wagub didampingi oleh anggota Kelompok Ahli Gubernur Bali Bidang Komunikasi dan Informasi, I Putu Eka Mahardika.
Audiensi ini membahas persiapan penyelenggaraan ajang perdana yang mempertemukan Duta GenRe dari seluruh kabupaten/kota di Bali. Kegiatan yang dijadwalkan resmi dibuka pada 12 Agustus 2026 mendatang diperkirakan bakal diikuti sekitar 500 peserta.
Ketua Forum GenRe Indonesia Provinsi Bali, I Kadek Dwi Januardana, menjelaskan bahwa ajang ini juga bertepatan dengan momentum berdiri berkembangnya organisasi tersebut.
"Selain menjadi ajang silaturahmi dan penguatan kapasitas Duta GenRe, kegiatan ini juga akan menghadirkan sembilan cabang perlombaan, di antaranya musikalisasi puisi, cerdas cermat, serta berbagai kompetisi kreatif lainnya. Para peserta akan memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Bali dan predikat Juara Umum. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi Forum GenRe Indonesia Provinsi Bali yang telah berdiri sejak 11 Agustus 2018. Saat ini, forum memiliki 564 anggota yang tersebar di seluruh Bali, meliputi sembilan kabupaten/kota," ujar Dwi Januardana.
Menanggapi paparan tersebut, Wakil Gubernur Bali memberikan apresiasi atas inisiatif Forum GenRe yang dinilainya terus memberikan ruang positif bagi remaja. Pihaknya berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan kepemudaan yang berdampak langsung pada masyarakat.
"Pemerintah akan terus memfasilitasi dan mendukung berbagai kegiatan positif. Duta GenRe diharapkan mampu hadir langsung di tengah masyarakat sebagai agen perubahan. Pemerintah siap membuka akses dan mendorong kolaborasi dengan desa-desa dalam upaya menekan angka stunting serta menjalankan program-program yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi muda," ujar Wakil Gubernur Bali.
Wagub turut menekankan pentingnya peran Duta GenRe sebagai pelopor edukasi dalam mengampanyekan pencegahan perkawinan usia anak, penyalahgunaan NAPZA, perilaku seksual berisiko, hingga bahaya narkoba dan konsumsi alkohol. Menurutnya, sinergi antara Duta GenRe, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi muda Bali yang sehat, berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.
Dalam pertemuan itu, disampaikan pula capaian Duta GenRe Bali yang sebelumnya sukses meraih Juara II Tingkat Nasional. Meskipun mengukir prestasi, ajang tersebut diakuinya masih menghadapi tantangan dari aspek pendanaan. Oleh karena itu, Pemprov Bali berkomitmen meningkatkan dukungan anggaran agar potensi generasi muda Bali dapat berkembang maksimal di tingkat nasional.
Sebagai bentuk langkah konkrit, Pemprov Bali mendorong optimalisasi Posyandu Remaja sebagai ruang pembinaan karakter dan kesehatan. Guna menunjang keberjalanannya, akan disusun modul literasi khusus sebagai pedoman pelaksanaan edukasi serta pembinaan Duta GenRe di seluruh kabupaten/kota se-Bali.
Dukungan penuh dari Pemprov Bali ini disambut hangat oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali yang turut hadir. Pihaknya optimistis kolaborasi kuat antara Pemprov Bali, BKKBN, Forum GenRe Bali, dan seluruh pemangku kepentingan akan mempercepat terwujudnya generasi muda yang siap menyongsong Indonesia Emas dan Generasi Emas Bali. (*)