Pelatih Timnas Indonesia John Herdman saat menjawab pers terkait persiapan menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026, di Jakarta awal pekan ini. (Foto: Herwan P)
JAKARTA,
PERSPECTIVESNEWS – Tuan rumah Indonesia menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 pada
25 September – 5 Oktober 2026 dengan tantangan yang tidak ringan.
Persiapan skuad Garuda terganggu absennya sejumlah pemain
karena cedera. Adrian Wibowo, Miliano Jonathans, dan Mees Hilgers dipastikan
belum dapat memperkuat tim pada turnamen ini karena masih menjalani pemulihan.
Situasi tersebut membuat komposisi timnas belum sepenuhnya
berada dalam kondisi ideal. Selain tiga nama yang dipastikan absen, kondisi
Marselino Ferdinan, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, dan Jay Idzes juga masih
perlu dipantau.
Karena itu, publik sebaiknya tidak membebani tim dengan
ekspektasi berlebihan atau menganggap Indonesia akan tampil dengan kekuatan
terbaik sejak awal turnamen.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengatakan selalu ada
kemungkinan muncul cedera di pekan-pekan terakhir pertandingan (liga di mana
pemain timnas bermain,red). Ia menambahkan sebenarnya sudah memiliki gambaran
skuad yang sangat jelas di pikiran dia.
"Tetapi beberapa pemain cedera dalam beberapa hari
terakhir menimbulkan kendala bagi kami. Karena itu, kami perlu mengevaluasi
situasi dua atau tiga pemain dari akhir pekan kemarin, lalu kemudian
finalisasinya," ujar John Herdman di Jakarta.
Fokus utama Timnas Indonesia saat ini adalah memastikan
pemain yang tersedia berada dalam kondisi terbaik, membangun koordinasi
antarlini, dan menyiapkan beberapa skenario permainan. Kedalaman skuad akan
diuji, terutama ketika tim harus beradaptasi tanpa sejumlah pemain yang selama
ini menjadi bagian penting dari rencana.
Dengan situasi tersebut, target yang paling realistis,
menurut dia, adalah melihat Timnas Indonesia tampil disiplin, kompetitif, dan
berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Hasil tetap
penting, tetapi proses adaptasi dan kemampuan pemain pelapis untuk mengambil
tanggung jawab juga akan menjadi ukuran yang tidak kalah penting.
Dukungan publik tetap dibutuhkan, tetapi dukungan itu
sebaiknya disertai kesabaran. Timnas Indonesia masih memiliki peluang untuk
memberikan penampilan terbaik, namun perjalanan menuju hasil maksimal kali ini
tidak akan mudah. Skuad Garuda perlu melewati turnamen secara bertahap, tanpa
tekanan untuk selalu menang besar dan tanpa mengabaikan kondisi kesehatan
pemain.
Dengan skuad yang belum lengkap, ekspektasi perlu dikelola
secara realistis. Timnas Indonesia tidak datang dengan situasi paling ideal,
tetapi tetap memiliki kesempatan untuk berjuang melalui kerja sama tim,
kedisiplinan, dan kesiapan pemain yang dipercaya tampil. (*)
