Program PLN Peduli Wujudkan Mimpi Desa Wisata Manistutu Miliki Sebuah Wantilan

 

Inilah Wantilan Mantu Cager milik Desa Wisata Manistutu dari dukungan Program PLN Peduli 2023. Mimpi yang terwujud.  (Foto: Ist)

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Mimpi Desa Wisata Manistutu, Melaya, Jembrana untuk memiliki sebuah wantilan, terwujud sudah. Wantilan itu bernama Wantilan Mantu Cager (Manistutu Camping Ground). Ini berkat dukungan penuh dari PLN melalui Program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) PLN Peduli.

Perbekel Desa Manistutu, I Komang Budiana saat dikonfirmasi perspectivesnews.com, Jumat (2/2/2024) malam, tak henti-hentinya bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian PLN kepada pengembangan desanya.

Budiana menuturkan, dari program PLN Peduli tersebut, tak hanya mampu mewujudkan mimpi desanya memiliki wantilan untuk menunjang sarana dan prasarana potensi wisata di desanya.

“Awalnya kami merintis dengan bergotong royong dengan teman-teman yang peduli terhadap Desa Manistutu. Kami berswadaya murni menggandeng Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) di desa kami untuk mengembangkan potensi yang ada agar bisa menyejahterakan masyarakat desa. Saat itu tahun 2020, di tengah pandemi Covid-19,” urai perbekel asal Melaya, Jembrana, kelahiran tahun 1977 ini.

Bagi Budiana, Desa Manistutu punya potensi wisata yang luar biasa. “Karena lokasi desa berada di pinggir hutan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih rendah, akhirnya kami putuskan untuk menjadikannya desa wisata,” kata Budiana.

Pelan namun pasti, kami melengkapi berbagai sarana wisata di hutan seperti camping ground, adventure (mobil dan motor) maupun atraksi mekepung lampit. Dukungan TJSL PLN menambah semangat kami untuk membuat wantilan yang mulai banyak dikunjungi wisatawan mancanegara. Kini, Desa Wisata Manistutu lebih dikenal terutama setelah meraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 dan berhasil bersaing dengan ribuan desa lainnya di Indonesia, ungkap Budiana.

“Wantilan Mantu Cager yang dibangun di atas lahan hutan seluas 6 x15 meter itu mampu menampung 80 orang. Belakangan wantilan ini menjadi tempat pertemuan, rapat maupun kegiatan komunitas lainnya. Desember 2023 lalu bahkan full. Banyak acara rapat dan pertemuan yang digelar di Wantilan Mantu Cager. Jadi kami sangat berterima kasih dengan dukungan PLN Peduli ini dan berharap program bisa berkesinambungan di tahun mendatang untuk menambah fasilitas desa wisata kami,” harap Budiana.

Perbekel Budiana menambahkan, pihaknya juga mengawal upaya yang dilakukan masyarakat desa pada masing-masing aspek pengembangan baik pendidikan, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta lingkungan.

“Untuk UMKM, kami memiliki rumah produksi gula semut yang membantu meningkatkan nilai jual dan daya tahan. Gula kelapa Manistutu sangat terkenal dan diharapkan mampu menyejahterakan petani, bahkan kami telah mendirikan galeri produk UMKM dan oleh-oleh sebagai upaya untuk memasarkan seluruh produk UMKM hasil produksi warga,” tutur Budiana.

Sedangkan khusus pendidikan, guru-guru asal Desa Manistutu dapat mengikuti sertifikasi serta 20 orang masyarakat setempat dapat mengikuti pendidikan kejar paket C.

“Di bidang lingkungan, kami telah mendirikan pusat pengelolaan sampah rumah tangga yang diubah menjadi pupuk kompos yang selanjutnya dapat digunakan masyarakat untuk memupuk bibit durian dan alpukat yang nanti akan dibagikan kepada petani dan warga setempat,” ucapnya.

Penerapan Prinsip ESG

Program TJSL PLN Peduli 2023 yang menginisiasi Program Desa Berdaya Manistutu, diserahkan Putu Putrawan, Plh. GM PT PLN (Persero) UID Bali, kepada Perbekel Desa Manistutu, I Komang Budiana (3 dari kiri), di Wantilan Mantu Cager, Selasa (19/12/2023).  (Foto: Ist)

Terkait program TJSL PLN Peduli tahun 2023 yang berhasil menginisiasi program Desa Berdaya Manistutu, disampaikan Putu Putrawan, Plh. General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali, saat melaksanakan penyerahan bantuan kepada Perbekel Desa Manistutu, di Wantilan Mantu Cager, Selasa (19/12/2023).

Dikatakan Putrawan, pengembangan desa yang terletak di ujung barat Pulau Bali ini, memperoleh dukungan penuh dari PLN sebagai bentuk penerapan prinsip Environment, Social, dan Governance (ESG).

“TJSL PLN pada tahun 2023 memiliki program Desa Berdaya dan di Bali yang dibina yakni Desa Manistutu dengan fokus mengembangkan 3 aspek. Keistimewaan program ini, PLN tak hanya fokus hanya pada 1 pengembangan saja namun 3 pengembangan sekaligus yakni pendidikan, UMKM dan juga lingkungannya sehingga seluruh potensi yang dimiliki desa dapat dikembangkan dan diberdayakan untuk dapat berkelanjutan,” ujarnya.

Putrawan juga menyampaikan, rencana program Desa Berdaya PLN yang telah disusun dalam peta jalan 3-4 tahun ke depan merupakan bentuk kepedulian PLN dalam memberdayakan masyarakat Bali.

“Untuk rencana tahun 2024, PLN berencana untuk menambah sarana dan akomodasi yang mengusung eco wisata, pengembangan potensi minyak kelapa tradisional dan pembuatan sumur bor untuk menunjang wisata eco farming atau electrifiying agriculture. Ini artinya, pembangunan ketenagalistrikan yang berkelanjutan semata-mata untuk mendukung peningkatan perekonomian Bali,” jelas Putrawan.  (lan) 

Post a Comment

Previous Post Next Post