Petugas mengevakuasi korban usai kecelakaan yang menewaskan seorang pengendara motor di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 112-113, wilayah Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Jembrana, Kamis (15/1/2026) sore. (Foto: Polsek Melaya)
JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS– Seorang mahasiswa asal Buleleng dilaporkan tewas di
tempat setelah sepeda motor yang dikendarainya hilang kendali dan masuk ke
kolong truk.
Kecelakaan
maut yang terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 112-113,
wilayah Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Jembrana itu terjadi, Kamis
(15/1/2026) sore.
Kapolsek
Melaya, Kompol I Ketut Sukadana, saat dikonfirmasi menjelaskan, insiden
tersebut terjadi sekira pukul 17.20 WITA saat wilayah tersebut diguyur hujan
lebat.
Kecelakaan
bermula saat truk Colt Diesel dengan nomor polisi DK 8076 WF yang dikemudikan
Hermanto (39) asal Negara, melaju dari arah timur (Denpasar) menuju barat
(Gilimanuk). Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan tikungan landai ke
kanan, muncul sepeda motor Yamaha Aerox H 5826 EG dari arah berlawanan.
"Pengendara
motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat. Saat mencoba menghindari
genangan air yang cukup tinggi di bahu jalan, kendaraan tersebut oleng,"
ujar Kompol Sukadana, Jumat (16/1/2026).
Nahas,
pengendara motor yang diketahui bernama Rico Zenfaya Mahendra (21) terjatuh ke
arah kanan jalan dan masuk ke kolong truk. Sementara itu, sepeda motornya
terpental ke sisi kiri jalan.
Akibat
benturan keras tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jasad korban ke RSU
Negara. Sementara itu, sopir truk dalam kondisi selamat.
"Kondisi
jalan sebenarnya baik dan marka jalan utuh, namun cuaca saat itu hujan lebat
yang memicu adanya genangan air," tambahnya.
Kasus ini
kini telah dilimpahkan dan ditangani lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas
Polres Jembrana.
Pihak
kepolisian mengimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama
saat melintasi jalur rawan dalam kondisi cuaca ekstrem. (dik)
