Petugas Inafis Polres Jembrana melakukan identifikasi mayat Mr.X di kamar jenazah RSU Negara, Senin (12/1/2026). (Foto:dik/Perspectives)
JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS-
Teka-teki identitas mayat laki-laki yang ditemukan mengambang di Perairan
Pengambengan, Jembrana, akhirnya terpecahkan.
Meski
kondisi jenazah mulai membusuk, guratan fisik dan atribut yang melekat menjadi
kunci bagi pihak keluarga untuk mengenali orang tercinta mereka.
Korban
dipastikan adalah Alapi Hariyono (63), seorang petani sekaligus pengrajin bambu
asal Banyuwangi yang sempat dinyatakan hilang terseret arus sungai sejak Kamis
lalu.
Keyakinan
ini muncul setelah anak sulung korban, Sori Suryanto (39), melihat langsung
jenazah di RSU Negara pada Senin (12/1/2026).
Sori mengaku
langsung mengenali sang ayah melalui detail fisik yang sangat spesifik,
meskipun proses identifikasi sidik jari oleh polisi sempat terkendala.
"Dari
baju dan sarung golok itu saya sudah yakin. Ditambah adanya tahi lalat di
bagian pipi dan bentuk kepala bagian belakang. Sejak melihat video penemuannya,
saya sudah yakin itu bapak saya," ungkap Sori, ditemui di RSU Negara.
Selain ciri
tubuh, keberadaan sarung golok yang masih menempel pada jenazah menjadi bukti
penting. Alat tersebut merupakan perkakas yang dibawa korban saat terakhir kali
berpamitan untuk bekerja menggarap sawah miliknya sebelum diduga terpeleset ke
Sungai Gumapak yang sedang meluap.
Kasat
Polairud Polres Jembrana AKP Putu Suparta, menjelaskan bahwa identifikasi
melalui sidik jari sulit dilakukan. Selain faktor pembusukan karena terendam
air, profesi korban sebagai pengrajin bambu membuat pola sidik jarinya menipis
akibat sering bersentuhan dengan amplas.
"Namun, berdasarkan ciri fisik yang diidentifikasi keluarga dan barang-barang yang melekat, bahwa keluarga meyakini jenazah tersebut adalah Alapi Hariyono," ujarnya.
Setelah
proses administrasi dan pencocokan data primer selesai, pihak kepolisian resmi
menyerahkan jenazah kepada keluarga. Korban kini telah dibawa pulang menuju
kediamannya di Banyuwangi menggunakan ambulans untuk proses pemakaman.
Diberitakan
sebelumnya, masyarakat pesisir Pengambengan, Kecamatan Negara, dikejutkan oleh
penemuan sesosok mayat laki-laki misterius yang mengambang di tengah laut pada
Minggu (11/1/2026) petang.
Jenazah
tanpa identitas tersebut ditemukan pertama kali oleh nelayan setempat sekitar
pukul 18.00 WITA saat hendak melaut. (dik)
