Mirza Mustafic (kanan) selebrasi bersama Ferrari Silva (tengah) dan Kadek Arel (kiri) usai mencetak gol cepat saat laga melawan PSM Makassar baru berjalan 30 detik. (Foto: Alex MOBU)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS – Bali United FC menutup putaran pertama Super League
2025/2026 dengan mengalahkan tuan rumah PSM Makassar 2-0 di Stadion Gelora BJ
Habibie, Parepare, Jumat (9/1/2026).
Dua gol Serdadu Tridatu masing-masing dicetak Mirza Mustafic
saat laga baru berjalan 30 detik, dan gol kedua oleh Thijmen Goppel menit
ke-90+4.
Dengan tambahan 3 poin di pekan ke-17 itu, Bali United
menutup putaran pertama dengan bertengger di peringkat ke-7 dengan 27 poin dari
7 kali menang, 6 seri, dan 4 kalah.
Gol Mustafic ke
gawang PSM Makassar yang dikawal M Reza Arya Pratama terjadi setelah punggawa
Bali United melakukan serangan balik cepat dari sektor kanan penyerangan oleh
Thijmen Goppel.
Melewati beberapa pemain tuan rumah, dengan tenang pemain
nomor punggung 7 tersebut langsung memberikan umpan matang yang diselesaikan
dengan sempurna oleh Mustafic.
Kaget dengan gol cepat, tuan rumah besutan pelatih Thomas
Truca mencoba bangkit dengan melakukan serangan ke jantung pertahanan Bali
United besutan pelatih Johnny Jansen. Namun hingga jeda laga, skor tetap 1-0
untuk tim tamu.
Babak kedua, dimulai dengan inisiatif penyerangan dilakukan
tim Juku Eja—julukan PSM Makassar. Maklum, mereka tampil di depan publik
sendiri sehingga tidak ingin dipermalukan Bali United.
Sebaliknya di kubu Bali United, tampak para pemain masih ingin
menambah gol. Tampak beberapa pemain asingnya, seperti Thijmen Goppel, Jordy Dennis,
Boris Kopitovic dan Mirza Mustafic terus bahu membahu melakukan tekanan ke
pertahanan PSM Makassar.
Tak kunjung tercipta
gol tambahan, pelatih Johnny Jansen kemudian melakukan pergantian sejumlah
pemain seperti Boris Kopitovic digantikan striker muda timnas, Jens Raven,
Mustafic ditarik keluar digantikan Maori Ananda dan Rahmat Arjuna masuk
menggantikan Jordi Dennis.
Pergantian pemain tersebut agaknya menjadi petaka bagi PSM
Makassar karena Thijmen Goppel berhasil menggandakan keunggulan Bali United
menjadi 2-0 setelah meneruskan umpan matang pemain pengganti Rahmat Arjuna. Sesaat
kemudian wasit M Erfan Effendi meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
"Pertandingan yang tidak mudah di lapangan. Kami sempat
melakukan beberapa kesalahan sehingga pertandingan terhenti di saat kami
menciptakan banyak peluang. Saat PSM mendapat kartu merah di awal babak, kami
juga tidak mampu menambah gol tambahan sebelum gol kedua hadir di akhir babak,"
ungkap pelatih Bali United Johnny Jansen usai laga. (djo)
