JAKARTA,
PERSPECTIVESNEWS – Indonesia ke final FIFA Series 2026 setelah mengalahkan Saint
Kitts & Nevis dengan skor telak 4-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno,
Jakarta, Jumat (27/3/2026) malam. Di final hari Senin (30/3/2026) skuad besutan
pelatih John Herdman ini bakal menghadapi Bulgaria yang pada laga sebelumnya
menang 10-2 atas Kepulauan Solomon.
Empat gol Garuda masing-masing dicetak oleh Beckham Putra
menit ke-15 dan menit ke-25. Dua lagi olehOle Romeny menit ke-52 dan Mauro
Zijlstra menit ke-74.
Dipimpin wasit Muhammad Bin Jahari dari Singapura, Garuda
sempat mendapat tekanan dari Saint Kitts & Nevis di awal laga. Namun
setelah berhasil meredam beberapa tekanan lawan, Jay Idzes dkk mulai menguasai
permainan.
Gol yang dinanti ribuan pasang mata pun akhirnya tercipa
saat Beckham Putra mengoptimalkan umpan terobosan Ole Romeny menit ke-15.
Sempat mengecoh kiper Archibald Julani Beckham Putra dengan tendangannya
menjebol gawang lawan, 1-0 Garuda unggul.
Tidak puas sampai di situ, gelandang Persib Bandung itu
kembali menjebol gawang Archibald Julani pada menit ke-25 lagi-lagi assist dari
Romeny. Tendangan Beckham jatuh di sudut kiri kiper lawan, skor 2-0 untuk
Indonesia bertahan hingga jeda laga.
Babak kedua,
Indonesia tetap tampil menekan. Kombinasi Dony Tri Pamungkas dan Beckham
mengancam lawan pada awal babak ini, tetapi peluang digagalkan kiper lawan.
Gol ketiga Indonesia tercipta pada menit ke-52. Berawal dari
sepak pojok Dony Tri, sundulan Ole Romeny
diblok, tetapi bola rebound
disontek masuk olehnya untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Saint Kitts dan Nevis sempat mengancam tiga menit setelah
itu, tetapi upaya mereka digagalkan
Rizky Ridho meski nyaris berujung gol bunuh diri.
John Herdman kemudian memasukkan Sandy Walsh, Yakob Sayuri,
Ivar Jenner, dan Joey Pelupessy pada menit ke-58.
Perubahan kembali dilakukan pada menit ke-65 dengan masuknya
Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Eliano Reijnders, disusul Mauro Zijlstra
pada menit ke-71.
Pergantian pemain itu membuat Indonesia tetap bisa
mempertahankan ritme pertandingan dan menguasai laga. Ini dibuktikan dengan gol
keempat yang disarangkan Mauro Zijlstra menit ke-74 setelah mendapat umpan dari
Pelupessy. Skor 4-0 untuk Indonesia bertahan hingga wasit meniup peluit
panjang. (*)
