Perspectives News

Warga Negara Belanda Dibunuh Dua Orang Pria Mengenakan Jaket Ojol


Polisi melakukan olah TKP pembunuhan seorang warga negara Belanda di depan Villa Amira, Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung pada Senin malam (23/3/2026) (Foto: Humas Polres Badung)

BADUNG, PERSPECTIVESNEWS - Seorang warga negara Belanda ditemukan tergeletak tak bernyawa di depan Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita.

Menurut saksi mata, pelaku pembunuhan terhadap warga negara Belanda berinisial RP tersebut dilakukan oleh dua orang pria mengenakan jaket ojek online (ojol).

Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti menjelaskan, pelaku masih belum diketahui identitasnya.

Peristiwa berdarah ini bermula saat korban dan pacarnya berinisial PI (30) keluar jalan-jalan pada pukul 22.00 Wita. Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), sang pacar melihat ada dua orang berboncengan dengan menggunakan motor matic warna hitam.

"Kedua orang itu, yang di depan memakai jaket hitam diduga ojek online, helm warna hitam masker warna biru dan yang dibonceng memakai baju kaos orange tidak memakai helm," ungkap Ayu Inastuti, Selasa (24/3/2026).

Menurut dia, kedua pelaku sempat sampai di ujung gang namun langsung berbalik arah. Melihat hal itu, korban langsung berhenti dan menyuruh kekasihnya mengunci vila. Namun tiba-tiba saja kedua pengendara itu langsung menyerang RP menggunakan pisau. Sementara PI juga dikejar oleh salah satu pelaku yang menggunakan jaket ojol sehingga ia berlari ke depan Villa Amira Nomor 4 yang saat itu dalam keadaan gelap.

"Pelaku menusuk korban menggunakan pisau. Saksi sempat melihat penyerang itu memasuki vila korban, tetapi tidak lama keluar lagi," terangnya.

Lantaran tidak menemukan PI, pelaku melanjutkan untuk menghujani tubuh korban dengan tusukan senjata tajam. Setelah melancarkan aksinya, saksi yang mengintip dari kegelapan melihat kedua pelaku melarikan diri.

Setelah itu PI berani mendekati pacarnya yang sudah tergeletak bersimbah darah sembari beteriak meminta tolong. Dia juga menghubungi pemilik vila inisial NMA (39) untuk memanggilkan ambulans.

Sementara keterangan warga berinisial KPTAP (34), dirinya sempat mendengar teriakan saat sedang melakukan persembahyangan.

Saat ia melihat ke arah TKP, dua orang kabur dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam. Karena melihat pelaku membawa pisau, saksi pun tidak berani mendekat ke TKP.

Kasus ini lantas dilaporkan ke polisi. "Sosok yang terlihat oleh saksi membawa pisau adalah pelaku yang dibonceng," tutur Ayu Inastuti.

Korban sempat dilarikan ke RS BIMC. Setibanya di sana, pria itu sudah tidak sadarkan diri dan masih mengeluarkan darah dari luka-luka yang terbuka pada bagian leher, wajah, lengan, bahu, dan  punggung. Sempat dilakukan resusitasi jantung, tetapi nyawa pria itu tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal sekitar pukul 23.29 Wita akibat kehabisan darah.

Sementara pihak kepolisian yang tiba di lokasi kejadian, menemukan mata pisau yang tertinggal di atas darah korban tercecer di lantai. Hasil pemeriksaan Unit Identifikasi Polres Badung, ditemukan sejumlah barang di TKP, seperti satu buah kacamata, satu buah handphone, sepasang sendal slop warna putih, sepasang sendal kulit wanita bewarna coklat, satu buah mata pisau, satu buat cincin bagian pisau, atu buah ujung senter, satu buah baterai, serta atu buah tutup senter.

Sementara tidak ada barang milik korban yang hilang. "Di lokasi tidak ada kamera CCTV, akan tetapi di depan gang ada kamera CCTV milik salah satu warga setempat. Untuk pelakunya, masih dalam penyelidikan," pungkasnya. (*) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama