Bupati Kembang Hartawan menyerahkan hibah Rp. 100 juta untuk mendukung rangkaian pelaksanaan karya di Pura Desa dan Puseh di Desa Adat Mengenuanyar, Desa Pengeragoan, Pekutatan, Selasa (31/3/2026). (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Bupati Jembrana, I Made
Kembang Hartawan menyerahkan hibah Rp. 100 juta untuk mendukung pelaksanaan
karya Ngusaba Desa, Ngusaba Nini dan Piodalan Purnama Kedasa di Pura Desa dan
Puseh di Desa Adat Mengenuanyar, Desa Pengeragoan, Pekutatan, Selasa (31/3/2026).
Bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah
dalam menjaga kelestarian adat, tradisi, dan budaya Bali yang terus hidup di
tengah masyarakat.
Penyerahan hibah dilakukan secara langsung oleh bupati saat
menghadiri rangkaian upacara pujawali yang berlangsung khidmat dan dihadiri
oleh krama adat serta tokoh masyarakat setempat.
Suasana sakral terasa kental dengan berbagai rangkaian
upacara yang dijalankan sesuai dengan tradisi setempat.
Bupati Kembang Hartawan yang didampingi Anggota DPRD
Jembrana mengatakan bahwa keberadaan pura dan pelaksanaan karya pujawali tidak
hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga menjadi bagian penting dalam
menjaga identitas budaya Bali.
“Pemerintah daerah akan terus hadir mendukung kegiatan
keagamaan dan adat seperti ini. Pujawali bukan hanya ritual, tetapi juga
menjadi perekat kebersamaan masyarakat,” ujar bupati.
Ia menambahkan, hibah yang diberikan diharapkan dapat
membantu meringankan beban krama dalam menyelenggarakan upacara, sekaligus
memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Selain itu, bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk
terus menjaga nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan yang telah menjadi
warisan leluhur.
“Semangat ngayah dan gotong royong harus terus kita jaga.
Inilah kekuatan utama masyarakat Bali,” tambahnya.
Selain di Desa Adat Mengenuanyar, Bupati Kembang Hartawan
juga menghadiri piodalan di Pura Luhur Puncak Berangbang Agung, Desa Adat
Berangbang.
Hadir Pula, Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi,
jajaran Forkopimda Jembrana, Ida Cokorda Mengwi, Mantan Bupati Jembrana, Ida
Bagus Indugosa, Ketua MDA dan PHDI Jembrana, serta perwakilan puri yang ada di
Bali dan Jembrana khususnya.
Disana, Bupati Kembang juga menyerahkan punia sebesar Rp. 50
juta dan Rp. 10 juta dukungan biaya pementasan seni.
Kembang mengaku bangga bisa hadir di tengah-tengah
masyarakat untuk bisa meringankan beban masyarakat Desa Berangbang dalam
melaksanakan rangkaian pujawali di Pura Luhur Puncak Berangbang Agung ini.
"Astungkara, rangkaian demi rangkaian dewa yadnya yang
berlangsung dapat berjalan dengan lancar dan labda karya. Semoga lewat bhakti
tulus ihklas kita ini, Ida Bhatara-Bhatari yang berstana di pura ini memberikan
keselamatan dan kerahayuan untuk kita semua masyarakat Jembrana,"
ungkapnya.
Sementara itu, bendesa adat setempat menyampaikan apresiasi
atas perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat
dalam menyukseskan pelaksanaan karya pujawali.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah, diharapkan
pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan di Kabupaten Jembrana dapat terus
berjalan dengan baik. (prokopim Jbr)
