Polda Bali resmi melakukan proses deportasi terhadap tersangka SL, bos sindikat kriminal besar Skotlandia merupakan WNA asal Inggris. (Foto: Polda Bali)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Mewakili Kabid Humas
Kasubid Penmas AKBP Rina Isriana Dewi S.I.K., menyampaikan Polda Bali resmi
melakukan proses deportasi terhadap tersangka SL, bos sindikat kriminal besar
Skotlandia merupakan WNA asal Inggris.
Deportasi dilakukan setelah tertangkap dalam operasi
Gabungan Divhubinter Polri dengan Polda Bali dan Imigrasi, Selasa (31/3/2026).
Tersangka SL tertangkap Tim Gabungan saat pesawat yang
ditumpanginya mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
SL merupakan pimpinan gembong narkotika & pencucian uang
dan SL merupakan target utama Red Notice Interpol (A-4908/3-2026), yang resmi
diterbitkan pada 26 Maret 2026.
Tersangka SL memimpin organisasi kriminal lintas negara yang
berbasis di Skotlandia dan Spanyol. Jaringannya bertanggung jawab atas
penyelundupan narkotika skala besar ke Inggris Raya serta terlibat dalam
konflik berdarah dengan geng rivalnya.
Penangkapan SL pada Sabtu, 28 Maret 2026 pukul 11.58 WITA
adalah buah dari kerja sama internasional yang Presisi:
•Informasi Awal: NCB Abu Dhabi mendeteksi pergerakan SL
menuju Indonesia.
•Respon Cepat: Divhubinter Polri menginstruksikan Polda Bali
dan Imigrasi untuk bersiaga.
•Eksekusi: SL diringkus tanpa perlawanan.
Penangkapan ini merupakan bagian dari "Operasi
ARMORUM". Sebelum SL tertangkap di Bali, operasi gabungan Garda Sipil
Spanyol dan Kepolisian Skotlandia telah berhasil meringkus 33 tersangka di
Skotlandia dan 12 orang di Spanyol.
Atas kerjasama dan koordinasi intens, Polri memutuskan untuk
segera mendeportasi SL ke Spanyol guna menghadapi proses hukum lebih lanjut
disana dan Selasa (31/3/2026) tersangka SL telah dijemput oleh petugas dari
Garda Sipil Spanyol ke Polda Bali, untuk selanjutnya dibawa ke Spanyol.
Pengawalan ketat tetap dilakukan personil Polda Bali untuk
memastikan proses deportasi SL berjalan lancar, aman, cepat dan sesuai prosedur
internasional.
“Penangkapan tersangka SL merupakan buronan internasional
yang paling dicari di Eropa saat ini. Penangkapan ini sekaligus merupakan bukti
bahwa Bali tidak akan pernah menjadi tempat persembunyian aman bagi para
kriminal maupun buronan internasional,” tegas AKBP Rina. (polda/lan)