Suami dan ibu kandung almarhumah saat ditemui di rumah duka di Banjar Petapang Kelod, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Jembrana beberapa waktu yang lalu. (Foto:dik/Perspectives)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Penantian panjang keluarga almarhumah Ni Made
Dwi Arya Wati (36) untuk memulangkan jenazah pahlawan devisa tersebut akhirnya
menemui titik terang. Jenazah PMI asal Banjar Petapang Kelod, Desa Pergung,
Kecamatan Mendoyo ini dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional I Gusti
Ngurah Rai pada Rabu (4/3/2026) pagi.
Perjalanan terakhir almarhumah dimulai dari St. Petersburg
pada Senin (2/3/2026) malam waktu setempat dengan proses transit panjang di
Moskow sebelum diterbangkan langsung menuju tanah kelahiran.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana, Kadek
Mirah Ananta Sukma Dewi, memastikan bahwa seluruh proses penjemputan akan
dikawal ketat oleh pemerintah daerah.
"Pemkab Jembrana memfasilitasi ambulans untuk jenazah
dan kendaraan bagi keluarga yang menjemput. Saat ini kami terus berkoordinasi
memantau operasional penerbangan agar semua berjalan lancar," ujar Mirah,
Minggu (1/3/2026).
Ni Made Dwi merupakan terapis spa yang mulai mengadu nasib
di Rusia sejak Agustus 2025. Ia dilaporkan meninggal dunia pada 14 Februari
lalu di sebuah rumah sakit di Saint Petersburg. Dugaan kuat penyebab
kematiannya adalah serangan jantung akibat kelelahan.
Pihak keluarga kini telah mempersiapkan prosesi pengabenan
sebagai penghormatan terakhir bagi almarhumah yang berpulang saat berjuang demi
kesejahteraan keluarga di rantau. (dik)