Teppei Yachida (kanan) tendangannya membobol gawang Persib
(Foto: butd)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS - Gelandang serang Bali United FC, Teppei Yachida
menceritakan soal proses adaptasinya bersama pasukan Serdadu Tridatu. Pemain
asal Jepang ini baru menjalankan 10 laga sejak kedatangannya sebagai rekrutan
anyar Bali United di putaran kedua kompetisi musim ini.
Selama 10 pertandingan yang dijalani, Yachida berkontribusi
terhadap 4 gol dan 2 assist yang diberikannya selama 734 menit di arena
pertandingan.
Mantan pemain RB Omiya Ardija ini mengaku dukungan tim
pelatih dan rekan setim sangat membantu proses adaptasinya di kompetisi Super
League musim ini.
“Tim pelatih dan pemain memahami kemampuan saya dan beberapa
hal masih perlu diperbaiki. Saya mampu menunjukkan kemampuan saya sejauh ini
dan performa saya juga terbilang baik
untuk tim ini,” ucap Yachida, Kamis (16/4/2026).
Ini menjadi momentum perdana gelandang yang pernah
memperkuat Timnas Jepang U23 ini merantau ke luar negeri dan menerangkan bila
kompetisi di Indonesia sangat menarik.
“Banyak pertandingan menarik yang saya jalankan di kompetisi
di sini (Super League) dan saya benar-benar menikmatinya. Suporter di sini juga
luar biasa dalam mendukung tim dan saya selalu berusaha ingin menampilkan yang
terbaik sesuai ekspektasi mereka,” jelas Yachida.
Selain kompetisi di Indonesia yang menarik dan dukungan
dalam tim Bali United, Pulau Bali sebagai homebase Serdadu Tridatu selalu
menyajikan cerita. Ketika jeda pertandingan, Yachida bersama istri sering
memanfaatkan momen dengan menikmati keindahan alam Bali.
“Saya dan istri sangat menikmati Bali dan ketika libur
latihan kami manfaatkan waktu dengan pergi ke kafe dan restoran yang ada di
Bali,” terang Yachida.
Sementara penyerang sayap Bali United, Rahmat kini menjadi
salah satu andalan Johnny Jansen sejak babak pertama di dua pekan terakhir.
Saat menghadapi Persib Bandung (12/4), Rahmat kembali mendapat tempat sebagai
seorang striker untuk mengancam daerah pertahanan Maung Bandung.
Hasilnya pergerakan tanpa bola cukup menyulitkan lini
pertahanan Persib sehingga satu pemain harus diusir oleh wasit Erfan Efendi
pada menit 65 karena melakukan pelanggaran kepada Serdadu Tridatu.
Meski hasil akhir 3-2 menjadi milik tuan rumah, Rahmat
mengaku laga itu cukup luar biasa bagi kedua tim yang terus menyerang hingga
akhir pertandingan.
"Saya pikir ini menjadi pertandingan yang luar biasa
buat kedua tim. Selamat untuk Persib atas raihan tiga poinnya. Atmosfer yang
luar biasa juga dari para suporter," ucap Rahmat. (djo)
