Petugas mengevakuasi korban kecelakaan tunggal maut terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di kawasan Sumur Kembar, Kelurahan Gilimanuk, Selasa (7/4/2026) pagi. (Foto: Polsek Gilimanuk)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kecelakaan tunggal maut
terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di kawasan Sumur Kembar,
Kelurahan Gilimanuk, pada Selasa (7/4/2026) pagi.
Seorang pengendara motor dilaporkan tewas setelah sepeda
motor yang dikemudikannya hilang kendali dan menghantam tiang lampu penerang
jalan.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk melalui Kanit Lantas,
AKP Kukuh Emanuel, mengonfirmasi insiden yang menimpa Dwi Erin Saghita, seorang
karyawan BUMD asal Desa Pengambengan, Negara.
Peristiwa nahas tersebut diperkirakan terjadi sekira pukul
07.40 WITA di kilometer 122-123, Lingkungan Penginuman.
"Korban mengendarai sepeda motor Honda Stylo dengan
nomor polisi DK 5777 WP, bergerak dari arah Denpasar menuju Pelabuhan
Gilimanuk," ujar AKP Kukuh Emanuel.
Berdasarkan hasil olah TKP awal, kronologi kecelakaan Out
of Control (OC) ini bermula saat korban melaju di jalanan yang lurus dari arah
timur ke barat atau dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Setibanya di lokasi
kejadian, kendaraan korban mendadak keluar dari badan jalan. Motor meluncur ke
arah bahu jalan hingga menabrak keras tiang lampu penerang jalan.
"Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah
pada bagian depan motor, termasuk pecahnya rumah lampu atas dan kerusakan
spakbor," jelasnya.
Nahas, nyawa pengendara tidak tertolong dan dinyatakan
meninggal dunia (MD) akibat luka-luka yang diderita. Kerugian materiil akibat
kerusakan kendaraan ditaksir mencapai Rp2 juta.
Pihak kepolisian kembali mengimbau kepada seluruh pengguna
jalan, terutama yang melintasi jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk, agar selalu
meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima saat
berkendara. (dik)
