Perspectives News

Jembrana Targetkan 80 Persen Populasi Anjing Tervaksinasi

 

Petugas Keswan-Kesmavet Jembrana melakukan gebyar vaksinasi massal di Kecamatan Mendoyo, Jembrana Senin (13/4/2026). (Foto: dik/perspectives)

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi memulai vaksinasi rabies massal perdana tahun 2026, Selasa (13/4/2026).

Langkah agresif ini diambil guna menekan angka penyebaran virus menyusul temuan 21 kasus positif rabies sejak Januari hingga pertengahan April ini, dengan target cakupan vaksinasi 80 persen dari populasi anjing di Jembrana.

​Mengawali rangkaian "Gebyar Vaksinasi", petugas diterjunkan ke dua wilayah prioritas, yakni Kecamatan Mendoyo dan Melaya. Di hari pertama, antusiasme warga cukup tinggi dengan total 840 ekor hewan penular rabies (HPR) berhasil divaksinasi.

​Kepala Bidang Keswan-Kesmavet Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta menegaskan bahwa tahun ini pemerintah memasang target cakupan yang lebih tinggi, yakni minimal 80% dari estimasi populasi 40.400 ekor anjing.

Sebelumnya capaian 2025, sebesar 72% dari populasi tahun lalu.

​"Sesuai instruksi provinsi, hari ini kami mulai serentak di dua kecamatan. Di Mendoyo kami gunakan pola e-tim dan di Melaya pola reguler. Target kami minimal 80 persen populasi anjing di Jembrana tervaksinasi tahun ini," ujar Sugiarta, dikonfirmasi Selasa (14/4/2026).

Terkait ketersediaan logistik, masyarakat tidak perlu khawatir. Saat ini tersedia 12.400 dosis vaksin yang siap didistribusikan. Jika jumlah tersebut menipis, Pemkab Jembrana telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk penambahan stok secara berkelanjutan.

​Langkah ini menjadi krusial mengingat data menunjukkan rata-rata terdapat 500 kasus gigitan anjing setiap bulannya di Jembrana. Melalui vaksinasi massal ini, diharapkan terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity) pada populasi hewan guna melindungi keselamatan warga. (dik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama