JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Polres Jembrana kembali
memperkuat komitmen pelayanan humanis melalui program “Jumat Curhat” yang dipimpin
langsung Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga Desa Mendoyo Dangin
Tukad untuk menyampaikan keluh kesah secara langsung pada Jumat (10/4/2026).
Bertempat di halaman belakang Kantor Desa Mendoyo Dangin
Tukad, suasana dialog yang diikuti sekitar 35 tokoh masyarakat dan perangkat
desa ini berlangsung hangat.
Perbekel Desa Mendoyo Dangin Tukad, I Made Oka Semarajaya
mengapresiasi langkah jemput bola ini sebagai ruang strategis bagi warga untuk
mendapatkan solusi instan atas permasalahan di lingkungan mereka.
Dalam arahannya, AKBP Kadek Citra Dewi menekankan dua isu
krusial yakni keselamatan berlalu lintas dan waspada penipuan daring. Mengingat
angka kecelakaan yang masih tinggi di Jembrana, Kapolres mengimbau warga untuk
selalu disiplin menggunakan helm dan melengkapi surat kendaraan.
“Keselamatan berkendara harus jadi prioritas. Selain itu,
masyarakat harus lebih waspada terhadap penipuan online yang menggiurkan dengan
harga murah namun berujung kerugian,” tegas Kapolres.
Sesi dialog dimanfaatkan warga untuk melaporkan berbagai
isu, mulai dari aksi balap liar (trek-trekan) remaja hingga penataan kabel
jaringan yang mengganggu prosesi adat.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres memberikan solusi konkret,
seperti terkait kenakalan remaja, Kapolres menekankan peran penting orang tua
dan kesigapan warga melaporkan gangguan via layanan 110.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menginformasikan bahwa
layanan SIM Polres Jembrana menyediakan program coaching (pelatihan) untuk
membantu masyarakat lulus ujian SIM.
Ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah desa dengan
dinas terkait seperti PU dan Satpol PP untuk menangani pohon rawan tumbang
serta normalisasi bendungan dalam mitigasi bencana.
Kapolres menegaskan bahwa keamanan wilayah merupakan
tanggung jawab kolektif. "Masalah di masyarakat butuh kolaborasi. Kita
harus bergerak bersama agar solusi yang diambil tepat dan berkelanjutan,"
tutupnya. (dik)
