Petugas mengevakuasi sebuah pohon mahoni berukuran besar yang tumbang dan menimpa mobil yang sedang melintas di Banjar Koripan Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Minggu (12/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WITA. (Foto: PJR Unit 3 Gilimanuk).
TABANAN, PERSPECTIVESNEWS- Jalur utama
Denpasar-Gilimanuk kembali memakan korban materiil. Sebuah pohon mahoni
berukuran besar tumbang dan melintang di Banjar Koripan Kelod, Desa
Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Minggu (12/4/2026) malam sekitar
pukul 21.00 WITA.
Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menyebabkan dua
unit mobil, yakni Toyota Vios (DK 1452 QZ) dan Honda HRV (DK 1301 ACT),
mengalami kerusakan serius akibat tertimpa batang pohon.
Menurut keterangan saksi di lokasi, I Made Deni Permana,
seorang pedagang ubi Cilembu, peristiwa bermula ketika terdengar suara gemertak
menyerupai korsleting listrik dari arah pepohonan.
"Tiba-tiba pohon mahoni itu tumbang menimpa jalan dan
mengenai dua mobil yang sedang melintas. Saya langsung melapor ke Kelihan Dinas
dan mengunggah informasi ke media sosial agar segera mendapat bantuan,"
ujar Deni.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Kediri dipimpin
Kanit Reskrim serta personel PJR Unit 3 Polda Bali segera meluncur ke lokasi
untuk mengamankan arus lalu lintas.
Panit PJR Unit 3 Polda Bali, Iptu I Wayan Dharmayuda,
mengungkapkan bahwa penyebab tumbangnya pohon diduga kuat akibat kondisi akar
yang sudah membusuk dan keropos. Petugas BPBD Kabupaten Tabanan melakukan
pemotongan batang pohon menggunakan gergaji mesin.
Personel Polri bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan
dahan dan puing di badan jalan. "Arus kendaraan sempat tersendat namun
berhasil kembali normal setelah proses evakuasi selesai dilakukan,"
ungkapnya.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk tetap
waspada saat melintasi jalur yang rimbun dengan pepohonan perindang, terutama
pada titik-titik rawan pohon tua. (dik)
