Petugas dan warga mengevakuasi terduga pelaku pelecehan seksual atau begal paha seorang perempuan muda berinisial I.D.A.M (21), warga Kecamatan Melaya, saat sedang menempuh perjalanan pulang pada Minggu (12/4/2026) malam. (Foto: Polres Jembrana).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Seorang perempuan muda
berinisial I.D.A.M (21), warga Kecamatan Melaya, menjadi korban aksi pelecehan
seksual atau "begal paha" saat sedang menempuh perjalanan pulang pada
Minggu (12/4/2026) malam.
Ironisnya, pelarian terduga pelaku berinisial D berakhir
tragis setelah ia mengalami kecelakaan tunggal sesaat usai melancarkan aksinya.
Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WITA. Berdasarkan
informasi yang dihimpun, korban tengah berkendara usai beraktivitas. Namun,
saat melintasi kawasan Jalan Pangkung Liplip, ia dipepet oleh pelaku yang
mengendarai sepeda motor Honda ADV.
Dalam situasi sepi tersebut, pelaku diduga melakukan kontak
fisik tidak pantas yang menyasar bagian paha korban. Tak tinggal diam, I.D.A.M
sempat berupaya mengejar pelaku yang mencoba melarikan diri ke arah selatan.
Nahas bagi pelaku, aksi nekatnya berujung celaka. Saat
melintasi jalan menikung dengan minim penerangan di Banjar Peh, Desa Kaliakah,
pelaku kehilangan kendali atas kendaraannya. Motor yang dikendarainya menabrak
tiang balai subak sebelum akhirnya terjun ke saluran irigasi.
"Kami bergerak cepat setelah menerima laporan. Saat
ini kami melakukan pendalaman terhadap dugaan tindak pidana yang terjadi,"
tegas Kapolsek Negara, AKP Andi Prasetyo, dalam keterangannya yang diterima,
Senin (13/4/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, pelaku berinisial D mengalami
patah kaki kiri dan luka-luka di sekujur tubuh. Warga yang berada di lokasi
segera menghubungi pihak berwajib dan mengevakuasi pelaku menggunakan ambulans
ke RSU Negara.
Pihak kepolisian dari Polsek Negara dan Unit Laka Polres
Jembrana kini telah mengamankan barang bukti dan memberikan perlindungan kepada
korban. Kasus ini menjadi atensi serius pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti
secara profesional guna memastikan keadilan bagi korban I.D.A.M.
Polres Jembrana meminta masyarakat, terutama perempuan yang
berkendara malam hari, untuk tetap waspada dan segera melaporkan tindakan
mencurigakan melalui layanan Call Center 110. (dik)
