Petugas dari Polsek Mendoyo melakukan evakuasi seekor Penyu
Lekang yang terdampar mati di Pantai Yehembang, Mendoyo, Kabupaten Jembrana,
Rabu (29/4/2026). (Foto: Polsek Mendoyo).
JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS- Suasana pagi di pesisir Pantai Yehembang, Kecamatan
Mendoyo, mendadak haru. Seekor penyu jenis Lekang berukuran besar ditemukan
terdampar dalam kondisi tak bernyawa oleh warga di Banjar Pasar, Desa
Yehembang, pada Rabu (29/4/2026).
Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, mengungkapkan
bahwa penemuan satwa dilindungi tersebut dilaporkan sekitar pukul 09.30 Wita.
Personel kepolisian segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan verifikasi.
"Benar, ditemukan seekor penyu jenis Lekang dalam
kondisi sudah mati di bibir pantai," ujar Sartika saat dikonfirmasi, Kamis
(30/4/2026).
Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, penyu tersebut
memiliki ukuran cukup besar dengan panjang 98 cm dan lebar 60 cm. Kondisi
fisik saat ditemukan tidak ada luka terbuka atau bekas kekerasan pada tubuh
satwa tersebut. Meskipun tampak utuh secara fisik, penyu tersebut sudah mulai
mengalami pembusukan alami.
Guna mencegah dampak kesehatan dan aroma tidak sedap di
area wisata pantai, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan Balai
Pengelolaan Kelautan (Balai PK). Atas instruksi otoritas terkait, bangkai penyu
diputuskan segera dikubur.
"Sekitar pukul 09.45 Wita anggota kami bersama pihak
terkait dan disaksikan warga setempat melakukan proses penguburan di sekitar
lokasi penemuan," pungkas Kompol Sartika.
Kematian satwa langka ini menjadi pengingat pentingnya
menjaga kelestarian ekosistem laut Bali, meskipun penyebab pasti kematian sang
penyu belum dapat dipastikan karena tidak adanya luka luar. (dik)
