Dua atlet panjat tebing disiplin speed putri asal Bali,
Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih saat meraih medali emas kategori
speed relay Asian Beach Games Sanya 2026, China, Rabu (29/4/2026) malam. (Foto:
laman fpti)
JAKARTA,
PERSPECTIVESNEWS - Pasangan atlet panjat tebing disiplin speed putri
Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi/Kadek Adi Asih, berhasil memecahkan
rekor dunia (world record) dan meraih medali emas kategori speed relay di Asian Beach Games Sanya
2026, China.
"Kami tidak menyangka bisa memecahkan rekor karena
hanya fokus tampil maksimal," kata Desak seusai perlombaan yang
diselenggarakan di Tianya Haijiao Venue Claster pada Rabu (29/4/2026) malam.
Kedua atlet panjat tebing asal Bali ini berhasil keluar
sebagai juara setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan Jimin Jeong/Hanaerum
Sung dalam babak final (big final).
Pemecahan rekor dunia terjadi saat Desak/Kadek melawan
pasangan China, Yafei Zhou/Lijuan Deng di semifinal Asian Beach Games 2026.
Pasangan tuan rumah awalnya memecahkan rekor dunia dengan
catatan waktu 13,178 detik. Namun sesaat kemudian, pasangan Merah Putih
membukukan catatan waktu 13,174 detik alias lebih cepat 0,04 detik.
Momen pemecahan rekor tersebut mengantarkan Desak/Kadek
melaju ke big final dan akhirnya juga mengalahkan pasangan Korsel. "Saya
persembahkan medali ini untuk Indonesia," ujar dia.
Bagi Kadek Adi Asih, keberhasilan itu menjadi titik balik
setelah gagal di nomor individu. "Medali emas ini sangat berarti bagi
saya. Terima kasih untuk semua dukungan yang diberikan," tambah dia.
Ditemui usai lomba, Desak Made mengatakan medali emas
pertamanya di Asian Beach Games Sanya 2026, China menjadi motivasi tambahan
untuk mengejar prestasi lebih tinggi pada turnamen berikutnya.
"Ini Asian Beach Games pertama saya dan langsung
merebut emas, fokus akan ditingkatkan dalam menghadapi sejumlah kejuaraan dunia
atau internasional, termasuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang pada
September, serta berbagai persiapan untuk Olimpiade Los Angeles 2028. Semoga
menjadi awal yang baik untuk target berikutnya," ujarnya.
Dalam multievent olahraga pantai tersebut, Desak Made/Kadek
Asih memulai perjuangan dari babak kualifikasi dengan menempati posisi keempat
lewat catatan waktu 14,27 detik.
Performa keduanya meningkat pada semifinal saat
menyingkirkan pasangan China, Yafei Zhou Yafei/Lijuan Deng, dengan waktu 13,174
detik, sekaligus memecahkan rekor dunia nomor speed women's relay.
Untuk mengikuti Asian Beach Games Sanya 2026 di China,
Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim total
delapan atlet disiplin speed yang terbagi atas masing-masing empat putra dan
putri.
Mereka adalah Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi,
Aditya Tri Syahria, dan Ramaski Aswin Kristanto. Sedangkan sektor putri
diperkuat Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, Puja Lestari, dan Amanda
Narda Mutia.
Mereka mengikuti dua kategori perlombaan, yakni speed
(individu) dan speed relay (tim). Para wakil Tanah Air itu bersaing dengan
peserta dari negara lain, di antaranya China, Thailand, Korea Selatan, dan
Jepang. (*)
