Bupati Kembang saat memimpin penyaluran bantuan beras CPP secara maraton di Kecamatan Pekutatan, Negara, dan Melaya, Senin (6/4/2026). (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Bupati Jembrana, I Made
Kembang Hartawan memberikan instruksi kepada seluruh jajaran di tingkat desa
dan kelurahan untuk tidak menunda penyaluran bantuan pangan.
Ia menegaskan bahwa bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah
(CPP) harus sudah diterima masyarakat maksimal dalam waktu lima hari setelah
bantuan tiba di titik bagi.
"Jangan ditunda-tunda. Begitu bantuan beras dan minyak
goreng datang, langsung salurkan ke warga. Saya tidak ingin bantuan ini
menumpuk lebih dari lima hari," tegas Bupati Kembang saat memimpin
penyaluran bantuan beras CPP secara maraton di Kecamatan Pekutatan, Negara, dan
Melaya, Senin (6/4/2026).
Penyaluran bantuan ini merupakan program pemerintah pusat
melalui BULOG Bali yang dialokasikan untuk periode Februari dan Maret 2026.
Sebanyak 557 ton beras dan 111.496 liter minyak goreng
digelontorkan untuk 27.874 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat dalam
Data Terpadu Sejahtera Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI.
Didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna
(Ipat), Pimpinan Perum BULOG Kanwil Bali, serta jajaran Forkopimda, Bupati
Kembang memastikan setiap keluarga menerima haknya berupa 20 kg beras dan 2
liter minyak goreng.
Bupati juga menginstruksikan para Perbekel dan Kelian di
masing-masing banjar untuk mengambil langkah proaktif jika terdapat warga yang
berhalangan hadir.
"Jika warga tidak bisa mengambil karena kendala fisik
atau usia, petugas di desa dan banjar harus mengantarkan langsung ke rumah
warga. Harus cepat dan tepat sasaran," tambahnya.
Selain memastikan kecepatan distribusi, Bupati Kembang juga
turun langsung mengecek kualitas bahan pangan yang dibagikan. Ia memastikan
beras dalam kondisi premium dan layak konsumsi agar memberikan manfaat nyata
bagi ketahanan pangan keluarga.
Senada dengan arahan Bupati, salah satu penerima manfaat
asal Melaya, Nyoman Arini (42), mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan
ini. "Astungkara, bantuan ini sangat meringankan. Uang yang biasanya untuk
beli beras bisa saya pakai untuk kebutuhan lain seperti listrik," ujarnya.
Penyaluran bantuan akan terus dilanjutkan secara bertahap
untuk wilayah Kecamatan Mendoyo dan Kecamatan Jembrana. Melalui langkah tegas
ini, Pemkab Jembrana berharap stok pangan di rumah tangga tetap aman sehingga
stabilitas harga pasar di Kabupaten Jembrana dapat terjaga dengan baik. (prokopim)
