Petugas gabungan menggelar operasi penggeledahan besar-besaran dan tes urine mendadak di Rutan Negara, pada Senin (6/4/2026). (Foto:dik/Perspectives).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Menjelang peringatan Hari
Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB
Negara menunjukkan taringnya dalam memerangi peredaran barang terlarang.
Bekerja sama dengan BNNK Buleleng, Kodim 16/17 Jembrana, dan
Polres Jembrana, Rutan Negara menggelar operasi penggeledahan besar-besaran dan
tes urine mendadak pada Senin (6/4/2026).
Langkah tegas ini diambil bukan sekadar formalitas,
melainkan wujud nyata dukungan terhadap Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan
Pemasyarakatan. Petugas gabungan menyisir setiap sudut blok hunian untuk
memastikan tidak ada celah bagi penyelundupan barang haram.
Meski dilakukan secara menyeluruh, penggeledahan tetap
mengedepankan sisi humanis. Petugas memeriksa dengan teliti kamar hunian serta
barang-barang milik warga binaan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur
(SOP).
Hasilnya, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang
seperti, benda tajam dan pecah belah, sendok logam serta paku dan kartu
remi.
Kepala Rutan Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra,
menegaskan bahwa barang-barang tersebut akan segera dimusnahkan. "Warga
binaan yang kedapatan memiliki barang tersebut akan kami tindak lanjuti sesuai
aturan yang berlaku," tegasnya.
Tak hanya menyasar fisik bangunan, integritas personel dan
warga binaan juga diuji melalui tes urine. Di bawah pengawasan ketat tim BNNK
Buleleng, sebanyak 35 pegawai dan 56 warga binaan diambil sampelnya secara
acak.
"Kami ingin memastikan lingkungan Rutan Negara
benar-benar bersih. Hasilnya menggembirakan, seluruh sampel yang diperiksa
dinyatakan negatif narkoba," ujar Mahendra.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Rutan Negara
untuk memperkuat sinergi antarlembaga. Dengan hasil tes urine yang bersih,
Rutan Negara optimis dapat terus meningkatkan standar pelayanan dan keamanan,
sekaligus membuktikan komitmennya sebagai institusi yang bebas dari
penyalahgunaan narkotika.
Melalui operasi ini, Rutan Negara berharap stabilitas
keamanan tetap terjaga kondusif, menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang
aman, tertib, dan berintegritas tinggi bagi seluruh penghuninya. (dik)
