Perspectives News

Truk Sampah yang Terekam di TPA Suwung Tidak Masuk Zona Pembuangan


Petugas bersiap mengecek truk yang akan masuk TPA Suwung. 

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Menanggapi video viral di media sosial terkait iring-iringan truk sampah yang memasuki kawasan TPA Suwung pada Jumat (3/4) malam, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) memberikan klarifikasi resmi. Dipastikan, armada tersebut tidak melanggar prosedur pembuangan.

Kepala Dinas KLH Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, menjelaskan bahwa truk milik Pemkot Denpasar yang terekam warga tersebut sebenarnya menuju TPST Tahura untuk proses pengolahan, bukan menuju zona penimbunan utama TPA Suwung.

"Portal zona penimbunan hanya dibuka pukul 06.00 WITA. Truk-truk tersebut bergerak ke arah barat menuju TPST Tahura untuk pengolahan lebih lanjut, jadi bukan masuk ke zona pembuangan akhir," tegas Arbani, Sabtu (4/4).

Selain mengklarifikasi video viral, Arbani juga memaparkan komitmen petugas dalam menjaga integritas pengelolaan sampah. Pengawasan dilakukan secara ketat oleh petugas di lapangan guna memastikan tidak ada pelanggaran terhadap kebijakan yang berlaku.

Ia juga menegaskan bahwa setiap pelanggaran langsung ditindak tegas. Sebagai contoh, ketika terdapat truk yang mencoba menerobos masuk ke jalur pembuangan dengan membawa sampah tercampur, petugas segera mengambil tindakan.

“Truk tersebut langsung dikawal untuk turun kembali, dan kendaraan diminta untuk diparkir sementara di area TPA sambil menunggu pihak pemilik kendaraan sebagai bentuk pertanggungjawaban dari pihak swakelola,” ujarnya.

Kasus tersebut melibatkan armada yang dioperasikan oleh Swakelola Sampah Bali (SSB) dari wilayah Pemogan, Taman Pancing. Setelah dilakukan pemeriksaan, truk tersebut tidak diperkenankan melanjutkan proses pembuangan dan diarahkan untuk penanganan sesuai ketentuan.

Pemerintah Provinsi Bali mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta tetap mendukung upaya penertiban dan pengelolaan sampah yang lebih baik. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama