Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti saat
ditaklukkan wakil tuan rumah China Liu Sheng Shu/Tan Ning dua gim langsung
dengan skor 21-10 dan 21-12 di semifinal Badminton Asia Championship (BAC)
2026, Sabtu (11/4/2026) malam. (Foto: PBSI)
JAKARTA,
PERSPECTIVESNEWS – Dua wakil Indonesia yang berlaga di semifinal Badminton
Asia Championship (BAC) 2026, yakni nomor ganda putri pasangan Amallia Cahaya
Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad
Shohibul Fikri, semuanya gagal ke final.
Bertanding di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium,
Ningbo, China pada Sabtu (11/4/2026) malam Tiwi/Fadia tumbang dari wakil tuan
rumah Liu Sheng Shu/Tan Ning dua gim langsung dengan skor 21-10 dan 21-12.
Sementara Fajar/Fikri yang juara China Open 2025 kalah tiga
gim dari wakil Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju dengan skor 13-21,
21-14, 16-21.
Dikutip dari keterangan PBSI seusai laga, Fadia
mengungkapkan kekalahannya dari wakil China lantaran tampil kurang konsisten dalam
mengatur tempo permainan. Hal tersebut menjadi bumerang yang langsung
dimanfaatkan oleh ganda China tersebut.
“Di awal kami sempat sudah pegang cara mainnya tapi kami
tidak konsisten, terus-menerus melakukan kesalahan sendiri,” ujar Fadia.
Senada dengan Fadia, Tiwi mengaku di laga tersebut kerap
kesulitan untuk bisa lepas dari tekanan yang dilancarkan karena Liu/Tan begitu
mendikte tempo permainan.
“Mereka sangat konsisten dari awal sampai akhir, sudah
sangat siap mau main seperti apa. Polanya benar-benar sudah terbentuk sementara
kami mainnya ragu-ragu jadi kurang berani. Mereka lebih nekat hari ini daripada
kami,” ujar Tiwi.
Kandasnya Fadia/Tiwi sekaligus memupus asa tim bulu tangkis
Indonesia di sektor ganda putri pada turnamen yang setara dengan kelas BWF
Super 1000 ini.
Meski kandas di semifinal, Fadia bersyukur karena dalam segi
permainan mampu menunjukkan konsistensi di setiap pertandingan.
“Kami merasa setiap turnamen kami ada perkembangan permainan
hasil dari evaluasi sebelumnya. Bersyukur di sini bisa sampai ke semifinal tapi
kami mau lebih lagi, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki,” ungkap
Fadia. (*)
