Perspectives News

Dapur Pedagang di Kaliakah Ludes Akibat Korsleting

 


Sebuah insiden kebakaran melanda rumah milik Sayu Kade Narti (60), seorang pedagang di Banjar Pangkung Liplip, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Kamis (7/5/2026) siang. (Foto: Satpol PP Jembrana).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Sebuah insiden kebakaran melanda rumah milik Sayu Kade Narti (60), seorang pedagang di Banjar Pangkung Liplip, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Kamis (7/5/2026) siang.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa bermula sekitar pukul 12.30 WITA saat pemilik rumah sedang beristirahat. Ketenangan siang itu pecah ketika Sayu Kade mendengar suara ledakan kecil dari arah belakang rumah.

"Korban keluar untuk memastikan sumber suara dan mendapati api serta asap tebal sudah membumbung di dalam dapur," ungkap Kasat Pol PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Pramana saat dikonfirmasi.

Melihat kobaran api, korban segera meminta bantuan tetangga sekitar untuk melakukan pemadaman awal. Sementara itu, pihak keluarga langsung menghubungi kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Jembrana.

Menerima laporan dari Ni Made Srimahayu (keponakan korban), Regu II Damkar yang tengah bersiaga langsung meluncur ke lokasi tengah bersiaga langsung meluncur ke lokasi.

Dengan menempuh waktu perjalanan sekitar 15 menit, tim tiba di TKP dengan mengerahkan dua unit armada, yakni Armada Altora dan Tangki Merah.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung efektif selama kurang lebih 30 menit. Petugas menghabiskan sekitar 3.500 liter air untuk memastikan titik api benar-benar padam dan tidak merembet ke bangunan utama.

Kebakaran ini menghanguskan bangunan dapur seluas 6X3 meter beserta isinya, termasuk peralatan elektronik (Magikom, kompor), Meja dapur dan rak kayu berisi alat persembahyangan dan berbagai peralatan masak.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik. Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah).

Kasat Satpol PP Jembrana kembali mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengecek instalasi listrik secara berkala guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.  (dik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama