Keikutsertaan Indonesia dalam Asian Beach Games Sanya 2026
menjadi modal penting dalam menatap ajang yang lebih besar yaitu Asian Games
2026 di Nagoya, Jepang. (Foto: kemenpora)
JAKARTA, PERSPECTIVESNEWS
- Keikutsertaan Indonesia dalam Asian Beach Games (ABG) Sanya 2026 menjadi
modal penting dalam menatap ajang yang lebih besar yaitu Asian Games 2026 di
Nagoya, Jepang. Hasil yang diraih tim Merah Putih dinilai bukan sekadar capaian
jangka pendek, melainkan bagian dari proses panjang membangun kekuatan olahraga
nasional.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Beach Games
2026, Krisna Bayu, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet,
pelatih, dan ofisial yang telah tampil membawa nama bangsa dengan penuh
semangat di Sanya.
Indonesia berhasil membawa pulang satu medali emas dan dua
perak. Hasil ini membawa Indonesia menempati peringkat ke-11 pada klasemen
akhir perolehan medali multievent olahraga pantai empat tahunan itu.
Peringkat pertama diraih tuan rumah China dengan 24 emas, 17
perak dan 13 perunggu. Thailand di urutan kedua lewat raihan 10 emas, 9 perak,
8 perunggu. Lalu Iran dengan 9 emas dan 1 perak menutup tiga besar klasemen
perolehan medali.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi
setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah
berjuang membawa nama Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026,” ujar Krisna
Bayu dikutip dari laman kemenpora, Minggu (3/5/2026).
Menurut Krisna Bayu, setiap pertandingan yang dijalani atlet
Indonesia di ajang ABG 2026 menjadi bagian penting dari proses peningkatan
kualitas dan mental bertanding atlet kita.
Bayu menjelaskan bahwa setiap pertandingan yang dijalani
oleh para atlet menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kualitas serta
mental bertanding.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan batu pijakan
strategis menuju target yang lebih tinggi. Dalam waktu dekat, Indonesia akan
menghadapi Asian Games di Nagoya tahun ini.
Oleh karenanya, evaluasi menyeluruh dan persiapan matang akan
terus dilakukan agar performa tim Merah Putih makin optimal.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga konsistensi
pembinaan dan memperkuat sistem. Medali adalah hasil, tetapi proses dan
kesiapan menuju panggung yang lebih besar seperti Asian Games harus menjadi
fokus utama kita bersama,” jelasnya.
Dalam upacara penutupan Asian Beach Games Sanya 2026,
pembawa bendera Indonesia diwakili atlet panjat tebing, Amanda Narda Mutia. Dia
berkompetisi di nomor individual dan relay.
Amanda berhasil menembus babak 16 besar di nomor individual
dan bersama Puja Lestari membawa tim hingga ke perempatfinal nomor relay.
“Saya senang dan bangga bisa mengibarkan bendera Merah Putih
di closing ceremony. Semoga ini bisa menginspirasi teman-teman atlet di
Indonesia,” katanya.
Tim Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026 diperkuat oleh 22 atlet dari tiga cabang olahraga, yakni basket 3x3, voli pantai, dan panjat tebing. Kombinasi antara atlet berpengalaman dan talenta muda menjadi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan guna memperluas kedalaman skuad nasional di masa depan. (red)
