Petugas mengevakuasi korban seorang pedagang asongan berinisial SYT (33) yang meninggal dunia setelah terjepit mobil boks di atas KMP Tunu Pratama Jaya 5888 yang tengah bersandar di Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (21/5/2026) dini hari. (Foto: Polres Jembrana).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Nasib nahas menimpa
seorang pedagang asongan berinisial SYT (33). Korban meregang nyawa setelah
terjepit mobil boks di atas KMP Tunu Pratama Jaya 5888 yang tengah bersandar di
Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (21/5/2026) dini hari.
Insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 03.20 WITA saat
kapal sedang melakukan aktivitas pemuatan kendaraan. Menurut keterangan saksi,
korban ditemukan tergeletak di bagian belakang kanan mobil boks di tengah
proses pengaturan parkir kendaraan di dalam kapal.
Petugas gabungan dari kepolisian, ABK, dan keamanan
pelabuhan langsung bergerak cepat mengevakuasi warga Lingkungan Penginuman ini
menggunakan ambulans BBKK Gilimanuk menuju Puskesmas II Melaya. Namun, akibat
luka berat yang dideritanya, nyawa korban tidak tertolong.
“Begitu mengetahui kejadian tersebut, petugas kapal bersama
petugas darat dan security pelabuhan langsung melakukan evakuasi dan membawa
korban ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan
Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, seijin Kapolres Jembrana.
Sekitar pukul 05.15 WITA, jenazah korban telah diserahkan
kepada pihak keluarga. Meski sempat geger, situasi di kawasan pelabuhan
dilaporkan tetap aman dan kondusif.
Pascakejadian ini, pihak kepolisian memperingatkan seluruh
pengguna jasa, pekerja, maupun pedagang di area pelabuhan untuk selalu
meningkatkan kewaspadaan di area bongkar muat dan mematuhi dengan ketat seluruh
prosedur keselamatan yang berlaku.
"Segera melaporkan kejadian darurat atau gangguan
kamtibmas melalui Call Center Polri 110 yang siaga 24 jam," pungkasnya.
(dik)
