Kadek Pandu Ari Capriano, putra daerah asal SMA N 1 Melaya kelas X, dinyatakan lolos seleksi lanjutan Calon Paskibraka (Capaska) Tingkat Pusat Tahun 2026 di Jakarta. (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kabupaten Jembrana
kembali mencatatkan tinta emas di kancah nasional. Kadek Pandu Ari Capriano,
putra daerah asal SMA N 1 Melaya kelas X, dinyatakan lolos sebagai salah 1
(satu) dari 3 (tiga) kandidat Provinsi Bali.
Kadek Pandu, perwakilan dari Kabupaten Jembrana bakal
mengikuti seleksi lanjutan Calon Paskibraka (Capaska) Tingkat Pusat Tahun 2026
di Jakarta.
Keberhasilan Pandu menjadi simbol kebangkitan pemuda
Jembrana. Dari 10 delegasi yang dikirim seleksi tingkat provinsi dan pusat pada
tanggal 4-8 Mei 2026, Pandu berhasil menunjukkan kualifikasi fisik, mental dan
wawasan yang melampaui standar ketat seleksi di Provinsi Bali, hingga berhak
melaju ke seleksi level nasional.
Prestasi Jembrana tahun ini terbilang sempurna. Selain
kesuksesan Pandu lanjut ke seleksi tingkat pusat, sembilan rekan delegasi
lainnya dari 10 yang dikirim seleksi juga berhasil lolos 100% sebagai
Paskibraka Tingkat Provinsi Bali.
Mereka dipastikan akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT
ke-81 Kemerdekaan RI di tingkat provinsi.
Capaian ini menempatkan Jembrana sebagai kabupaten dengan
tingkat efektivitas tertinggi di Bali, di mana tidak ada satu pun delegasi yang
dipulangkan kembali ke kabupaten.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol)
Kabupaten Jembrana I Made Leo Agus Jaya dihubungi Minggu (10/5/2026) menjelaskan,
prestasi ini adalah hasil dari proses panjang dan sistematis yang dimulai dari
bawah secara berjenjang.
"Untuk persiapan tahun 2026 ini, kami melakukan
rekrutmen intensif bagi siswa kelas X di seluruh SMA/SMK/MA se-Kabupaten
Jembrana.
Setelah terjaring talenta terbaik, mereka menjalani masa
pematangan yang sangat ketat di Stadion Pecangakan mulai tanggal 20 April
hingga 2 Mei 2026. Kedisiplinan selama masa pemusatan latihan inilah yang
membentuk mental juara mereka," ujar Leo.
Lebih lanjut, pihak Kesbangpol menegaskan bahwa pencapaian
luar biasa ini tidak lepas dari atensi besar pimpinan daerah. Dukungan moril
maupun materiil dari Bupati Jembrana beserta jajaran Forkopimda Jembrana
menjadi suntikan semangat utama bagi para peserta.
"Prestasi ini juga berkat dukungan penuh Bapak Bupati,
Pak Dandim dan jajaran Forkopimda yang terus memberikan motivasi tiada henti
kepada anak-anak kita. Beliau selalu menekankan agar para duta Jembrana
menunjukkan performa terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Jembrana di level
yang lebih tinggi," tambahnya.
Lolosnya Kadek Pandu ke seleksi tingkat pusat terasa semakin
istimewa karena diraih dengan manajemen anggaran yang sangat efisien. Dengan
alokasi dana sebesar Rp612.000.000, Jembrana terbukti mampu melahirkan talenta
kelas nasional dan mengungguli kabupaten lain yang memiliki anggaran jauh lebih
besar, bahkan hingga miliaran rupiah.
"Kadek Pandu adalah bukti nyata bahwa anak muda
Jembrana, meski dari pelosok Melaya, memiliki kualitas yang mampu bersaing
dengan kota-kota besar. Ini adalah sejarah bagi Jembrana 2025 dan 2026 Capaska
yang bersaing di tingkat seleksi provinsi dan pusat tidak yang kembali pulang
ke Jembrana, di mana delegasi kita tidak hanya lolos semua, tapi juga berhasil
mengamankan kursi di level nasional," tegas Leo.
Pemerintah Kabupaten Jembrana memberikan apresiasi
setinggi-tingginya kepada Calon Paskibraka Perwakilan Kab. Jembrana. Sangat
diharapkan mampu membawa semangat ‘’Manunggal’ masyarakat Jembrana saat
berjuang di Jakarta nanti demi memperebutkan posisi di hadapan Presiden
Republik Indonesia. (prokopim Jbr).
