Wabup Ipat saat melepas dua atlet muda berlaga di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (8/5/2026). (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Wakil Bupati Jembrana, I
Gusti Ngurah Patriana Krisna (Ipat), resmi melepas keberangkatan dua talenta
muda motocross kebanggaan Jembrana untuk berlaga di putaran kedua Kejuaraan
Nasional (Kejurnas) Motocross 2026.
Dalam momentum tersebut, Wabup Ipat menggarisbawahi bahwa
prestasi di lintasan balap harus berjalan selaras dengan kewajiban akademis di
sekolah.
Dua atlet yang akan mengaspal di Sirkuit Kelana Sakti
Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah pada 16–17 Mei mendatang adalah I Kadek Boy
Kanaya Darmanta (8) pada Kelas 50cc dan Ni Made Belavidia Revalni (14 tahun)
pada Kelas 85cc. Selanjutnya mereka masih akan mengikuti enam putaran lagi, lima di Pulau Jawa dan 1
di Sumatera.
Menyadari jadwal kompetisi yang padat dengan total tujuh
seri di luar daerah, Wabup Ipat memberikan atensi khusus pada status
mereka sebagai pelajar.
Ditegaskan, bahwa kesuksesan di sirkuit tidak boleh
mengorbankan masa depan pendidikan.
"Mereka adalah aset daerah yang membanggakan, namun
jangan lupa mereka masih berstatus pelajar. Saya minta pendidikan tetap menjadi
perhatian utama. Perlu ada penyesuaian dan komunikasi yang baik dengan pihak
sekolah agar keduanya tetap seimbang," tegas Wabup Ipat saat melepas atlet
di Jembrana, Jumat (8/5/2026).
Sebagai langkah konkret, Wabup Ipat meminta manajemen atlet
untuk menyerahkan jadwal resmi seluruh seri kejuaraan kepada pihak sekolah. Hal
ini bertujuan agar sekolah dapat memberikan dukungan seperti metode pembelajaran
daring sehingga memungkinkan atlet mengikuti materi di sela-sela jadwal
latihan.
Selain fokus pada pendidikan, Wabup Ipat juga membakar
semangat kedua kroser muda tersebut untuk tampil maksimal dan menjaga
sportivitas demi mengharumkan nama Jembrana di kancah nasional.
“Tunjukkan kemampuan terbaik dan jaga disiplin. Saya ingin
anak-anak Jembrana tidak hanya hebat secara non-akademis, tapi juga tetap
unggul di sekolah. Jadilah inspirasi bagi generasi muda lainnya,” pungkasnya.
Kedua atlet dijadwalkan bertolak menuju Solo pada 13 Mei
2026 untuk melakukan adaptasi lintasan sebelum hari perlombaan. Keikutsertaan
mereka diharapkan menjadi pemacu semangat bangkitnya prestasi olahraga bermotor
di Bumi Makepung. (prokopim Jbr)
