Perspectives News

Indonesia Bertekad Disiplin OWS Dilombakan di Asian Games

 

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia Harlin Erlianto Rahardjo (dua dari kanan) bersama panitia Asian OWS Championship ke-12 seusai memberi keterangan pers, Jumat (12/6/2026) (Foto: djo)

BADUNG, PERSPECTIVESNEWS – Disiplin renang perairan terbuka atau open water swimming sampai saat ini belum dipertandingkan secara resmi di Asian Games, namun di regional seperti SEA Games, disiplin yang diharapkan menjadi ladang mendulang emas bagi Indonesia ini sudah dilombakan.

Ketua Harian Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia, Harlin Erlianto Rahardjo ditemui Jumat (12/6/2026), mengatakan, perenang disiplin open water swimming (OWS) banyak bermunculan di Indonesia sehingga perlu diberikan event untuk berlomba.

“Disiplin OWS di SEA Games 2025 Thailand telah berkontribusi medali bagi Indonesia, sayangnya untuk level Asian Games, OWS belum dipertandingkan,” ujar Harlin di sela welcome dinner peserta Asian Open Water Swimming Championship ke-12 di InterContinental Bali Resort, Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.

Harlin memandang perlunya disiplin OWS dipertandingkan di Asian Games. Ia menambahkan, sebenarnya Asian Games 2026 di Jepang bisa saja mempertandingkan OWS, tapi kesulitan venue maka disiplin ini tidak dipertandingkan.

Ditambahkannya, OWS bisa dipertandingkan di pantai yang memiliki ombak tenang, arus bawah yang aman, air jernih, serta garis pantai yang landai seperti di Pantai Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.

“Itu alasan kami menggelar Asian OWS Championship ke-12 di Pantai Jimbaran, lokasinya dekat InterContinental Bali Resort, dekat bandara sehingga bisa melihat pesawat mendarat dan terbang, sedangkan di sebelah selatan pemandangannya Patung Garuda Wisnu Kencana,” ujar dia.

Asian OWS Championship ke-12 diikuti 127 perenang putra dan putri dari 18 negara Asia. Pada event yang berlangsung 13-15 Juni 2026 ini dipertandingkan tiga nomor yakni lima kilometer, 10 kilometer dan estafet 4x1.500 meter.

 Indonesia menurunkan 4 perenang putra dan 2 putri. Mereka adalah Made Nadya, Andy Fauzan, Alexander Adrian, Akbar, Sang Arka dan Izzy Dwi Faiva. “Mereka atlet muda. Jadi kami memberikan pengalaman di kejuaraan Asia,” imbuh Harlin.

 Harlin menambahkan, enam atlet akuatik disiplin renang perairan terbuka itu sebelumnya mewakili Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand. Selain untuk mengasah jam terbang, Asian OWS Championship diharapkan meningkatkan daya saing para atlet mengingat belum banyak kompetisi renang perairan terbuka.

Tidak hanya untuk atlet profesional, Asian OWS Championship ke-12 juga mempertandingkan kategori pemula yakni A Stream OWS Series bagi perenang pemula, anggota komunitas olahraga, dan anggota masyarakat umum.

Untuk kategori itu pihaknya membuka jarak pendek yakni 400 meter, 500 meter, 1,5 kilometer dan tiga kilometer. Seri renang terbuka non atlet profesional itu sekaligus menjadi ajang menjaring bibit atlet renang perairan terbuka yang berpotensi menjalani pembinaan lebih matang. (djo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Popular Items