Petugas damkar Jembrana melakukan pemadaman kebakaran rumah kosong milik Ni Made Seila Meilawati (33) yang berlokasi di Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, pada Jumat (5/6/2026). (Foto: Satpol PP Jembrana)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kelalaian saat membakar sampah kembali memicu petaka di Kabupaten Jembrana. Sebuah rumah kosong milik Ni Made Seila Meilawati (33) yang berlokasi di Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, nyaris ludes dilalap si jago merah pada Jumat siang (5/6/2026).
Beruntung, kesigapan Regu III Bidang Pemadam Kebakaran dan
Penyelamatan Satpol PP Jembrana berhasil melokalisasi api hanya dalam waktu 15
menit, sehingga dampak yang lebih fatal dapat dihindari.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Jembrana,
I Ketut Eko Susilo Artha Pramana, membenarkan insiden tersebut. Berdasarkan
laporan di lapangan, peristiwa bermula ketika seorang warga membakar sampah di
area rumah kosong yang berada di belakang bengkel motor honda sekitar pukul
10.30 Wita.
"Setelah membakar sampah, saksi sempat meninggalkan
lokasi untuk kembali bekerja di bengkel karena ada pelanggan. Namun, saat dicek
kembali pada pukul 11.43 Wita, api rupanya sudah merembet dan membakar plafon
rumah," ujar Eko Susilo.
Menyadari situasi yang membahayakan, saksi langsung
mendatangi Markas Komando (Mako) Damkar Jembrana untuk meminta bantuan.
Merespons laporan tersebut, Regu III Damkar yang tengah bersiaga langsung
bergerak cepat. Mengingat lokasi yang cukup dekat, petugas hanya membutuhkan
waktu 1 menit untuk tiba di tempat kejadian perkara (TKP).
Untuk memadamkan kobaran api yang mulai membesar, pihak Damkar
mengerahkan dengan menerjunkan 3 unit armada, yakni 2 unit armada penembak dan
1 unit armada tangki.
Petugas menghabiskan sedikitnya 3.500 liter air untuk
memastikan api benar-benar padam dan melakukan proses pendinginan. Berkat
penanganan yang cepat dan terukur selama 15 menit, struktur utama bangunan
berhasil diselamatkan.
"Penyebab utama kebakaran dipastikan berasal dari
tempat pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan. Beruntung, tidak
ada korban jiwa dalam peristiwa ini (nihil), sementara untuk kerugian materiil
masih dalam proses pendataan," imbuh Kasat Pol PP.
Melalui kejadian ini, pihak Satpol PP dan Damkar Jembrana
kembali mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan aktivitas pembakaran
sampah dalam keadaan api masih menyala, terlebih di dekat bangunan atau lahan
kosong yang mudah terbakar. Kelalaian kecil dinilai dapat memicu kerugian besar
yang membahayakan lingkungan sekitar.
(dik)
.jpeg)