Perspectives News

Bermain Solid Antarlini, Meksiko ke 16 Besar usai Kalahkan Ekuador

 

Para pemain Meksiko melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Ekuador dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026, di Stadion Azteca, Mexico City, Rabu (1/7/2026). (Foto:dtc)

JAKARTA, PERSPECTIVESNEWS – Tuan rumah Meksiko menujukkan permainan solid dari lini ke lini sehingga memenangi laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Ekuador dengan skor 2-0 di Stadion Azteca, Mexico City, Rabu (1/7/2026).

Permainan solid tersebut mendapat apresiasi sang pelatih Javier Aguirre Onaindia. Menurut dia, para pemain menunjukkan disiplin, mental, dan kerja keras yang tinggi.

"Pemain menunjukkan semangat pantang menyerah untuk menang," kata Aguirre usai pertandingan dilansir dalam laman FIFA.

Dia menyatakan kemenangan tersebut merupakan buah dari penampilan kolektif yang nyaris sempurna, sesuai target yang telah dia tekankan kepada para pemain sebelum pertandingan.

Pelatih berumur 67 tahun itu juga mengapresiasi konsentrasi para pemain yang mampu menjalankan rencana permainan dengan baik guna menghadapi tekanan dari Ekuador sepanjang laga.

Bagi Aguirre, Ekuador merupakan lawan yang tangguh sehingga Meksiko harus tampil disiplin sejak menit pertama hingga peluit akhir dibunyikan.

Dia menambahkan atmosfer stadion memberikan energi tambahan bagi timnya. Hasil positif tersebut memastikan El Tri melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, sementara langkah Ekuador harus terhenti pada fase 32 besar.

Berdasarkan statistik FIFA, Meksiko yang bermain sebagai tuan rumah tampil lebih dominan sejak peluit awal dibunyikan dan langsung mengambil inisiatif menyerang untuk menekan lini pertahanan Ekuador.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan anak asuh pelatih Javier Aguirre Onaindia itu, namun penyelesaian akhir baru membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki menit ke-22.

Gol pembuka Meksiko dicetak Julian Quinones setelah memanfaatkan umpan Roberto Alvarado. Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah yang terus menguasai jalannya pertandingan dan memaksa lawan lebih banyak bertahan.

Keunggulan Meksiko bertambah menjadi 2-0 pada menit ke-31. Kali ini Raul Jimenez mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan matang dari Julian Quinones. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Ekuador yang dikomandoi Sebastian Andres Beccacece, berusaha meningkatkan intensitas serangan untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, rapatnya pertahanan Meksiko membuat berbagai upaya lawan gagal menghasilkan gol.

Sepanjang pertandingan, Meksiko mencatatkan 15 upaya mengarah ke gawang, sedangkan Ekuador hanya mampu melepaskan tujuh percobaan.

Dominasi Meksiko juga membuat Ekuador beberapa kali melakukan pelanggaran untuk menghentikan serangan lawan. Pertandingan berlangsung cukup keras dengan total 17 pelanggaran yang dilakukan kedua tim.

Wasit mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Ekuador, sebelum akhirnya memberikan kartu merah langsung kepada Paul Hincapie pada menit ke-90+5. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Meksiko. Di babak 16 besar, Meksiko akan melawan pemenang laga Inggris kontra Republik Demokratik (RD) Kongo. (red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama