Pembukaan selubung lukisan, tanda dimulainya pameran lukisan bertema ‘Instilling Batuan’ selama 2 bulan (24/7 - 24/9) di Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, Jumat (24/7/2026). (Foto: Ist)
BALI, PERSPECTIVESNEWS- Discovery Kartika Plaza Hotel
Bali dengan bangga mempersembahkan 'Instilling Batuan', sebuah pameran seni yang
menampilkan karya seniman Bali ternama I Made Griyawan dan Wayan Adi Mataram.
Dibuka pada 24 Juli 2026, pameran yang digelar selama 2
bulan hingga 24 September 2026 ini merayakan warisan abadi tradisi lukis
Batuan, salah satu warisan seni paling khas di Bali, sekaligus menampilkan
evolusinya melalui interpretasi kontemporer.
Akar seni Batuan dapat ditelusuri lebih dari seribu tahun
yang lalu. Catatan sejarah dalam Lontar Batuan mendokumentasikan keberadaan
para seniman dan kreator sejak tahun 1022 Masehi (944 Saka).
Dari generasi ke generasi, gaya ini terus berkembang melalui
tangan para seniman yang berdedikasi, masing-masing memberikan visi dan
sentuhan pribadi sambil tetap menjaga identitas khasnya.
Meskipun berasal dari generasi yang berbeda, I Made Griyawan
(lahir 1979) dan Wayan Adi Mataram (lahir 1970) memiliki keterhubungan artistik
yang unik. Keduanya mempelajari gaya Batuan di lingkungan yang sama dan
dipengaruhi oleh atmosfer seni yang dibangun oleh keluarga pelukis Batuan
ternama, I Wayan Taweng.
Landasan bersama ini menciptakan ikatan yang tak terucapkan
antara keduanya, menjembatani perbedaan generasi sekaligus menjaga
kesinambungan tradisi.
Judul pameran ‘Instilling Batuan’, mencerminkan proses
pewarisan pengetahuan seni sekaligus cara personal masing-masing seniman dalam
menyerap dan menginterpretasikan kembali gaya Batuan.
Karya-karya mereka menggambarkan lanskap, kisah, dan nuansa
spiritual Bali, namun melalui pendekatan artistik yang berbeda.
Griyawan mengeksplorasi palet warna yang lebih kaya,
memadukan warna-warna hidup dengan garis hitam yang halus serta gradasi tonal
yang lembut. Sementara itu, Adi tetap setia pada bahasa visual monokrom khas
lukisan Batuan, menekankan harmoni dan keseimbangan melalui komposisi
hitam-putih.
Melalui koleksi karya berukuran intim, para pengunjung
diajak untuk menyelami detail yang rumit, lanskap yang menyerupai mimpi, dan
narasi imajinatif yang memperlihatkan bagaimana sebuah bentuk seni tradisional
terus menemukan pembaruan dalam konteks masa kini.
"Lukisan Batuan adalah bagian dari kehidupan dan
identitas saya. Tumbuh dalam keluarga pelukis mengajarkan saya bahwa tradisi
bukanlah sekadar pengulangan, melainkan melanjutkan sebuah percakapan. Melalui
karya-karya saya, saya ingin menunjukkan bahwa seni Batuan dapat tetap relevan
dan hidup dengan merangkul ekspresi baru tanpa melupakan akar budayanya,"
ujar I Made Griyawan.
"Perjalanan saya bersama seni lukis Batuan dimulai
sejak usia muda ketika saya terpesona oleh kompleksitas dan kekuatan narasinya.
Gaya monokrom memungkinkan saya untuk berfokus pada harmoni, keseimbangan, dan
esensi dari setiap cerita. Pameran ini mencerminkan penghormatan saya kepada
para maestro yang telah mengajar saya serta komitmen saya untuk menjaga
semangat Batuan bagi generasi mendatang," ungkap Wayan Adi Mataram saat
presscon, Jumat (24/7/2026).
"Di Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, kami percaya
bahwa hospitality tidak hanya tentang menyediakan akomodasi, tetapi juga
menciptakan pengalaman budaya yang bermakna. Kami sangat senang dapat menjadi
tuan rumah bagi 'Instilling Batuan', sebuah pameran yang merayakan salah satu
tradisi seni paling berharga di Bali,” ujar Luis Daniel Garcia, General Manager
Discovery Kartika Plaza Hotel Bali.
Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menyediakan
wadah bagi para seniman lokal sekaligus memberikan kesempatan kepada para tamu
dan masyarakat luas untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan kreativitas
Bali, lanjut Luis.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan Discovery Kartika
Plaza Hotel Bali dalam mendukung seni dan budaya lokal, ‘Instilling Batuan’
menawarkan kesempatan istimewa bagi pengunjung untuk mengeksplorasi kedalaman
dan keindahan warisan seni Bali dalam suasana tepi pantai yang nyaman dan
inspiratif.
Pameran ini menjadi titik temu antara tradisi dan ekspresi
kontemporer, menunjukkan bagaimana warisan budaya terus menginspirasi generasi
baru seniman. (lan/*)
