Bupati Kembang foto bersama saat menghadiri pelantikan kepengurusan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Jembrana, sebagai rangkaian puncak peringatan HAN 2026, di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jumat (31/7/2026). (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Pemerintah Kabupaten
Jembrana menggelar acara Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026
yang berlangsung meriah di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para pelajar dari berbagai
tingkatan, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, hingga siswa Sekolah Luar Biasa (SLB)
di Kabupaten Jembrana.
Peringatan HAN tahun ini diisi dengan beragam rangkaian
kegiatan positif dan inklusif. Acara diawali dengan senam bersama yang diikuti
seluruh peserta, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial, serta penyerahan
penghargaan kepada para pemenang lomba video edukatif.
Selain itu, pada momen ini juga dilaksanakan pelantikan
kepengurusan Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Jembrana, sebagai wadah
partisipasi anak dalam menyampaikan aspirasi dan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan,
menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak boleh sekadar menjadi
momentum seremonial belaka, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh lapisan
masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.
"Peringatan ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa
anak-anak adalah harapan dan masa depan kita. Tugas kita bersama adalah
membentuk mereka menjadi pribadi yang baik, berkarakter, memiliki cita-cita
tinggi, serta berani mencoba hal-hal baru," ujar Bupati Kembang.
Menghadapi pesatnya perkembangan zaman, Bupati Kembang juga
menyoroti perubahan pola belajar anak di masa depan yang makin akrab dengan
teknologi. Menurutnya, adaptasi teknologi harus tetap berjalan selaras dengan
penguatan identitas budaya lokal.
"Hari ini anak-anak kita mungkin masih belajar
menggunakan buku. Ke depan, mereka akan lebih banyak belajar melalui ponsel,
teknologi, hingga Artificial Intelligence (AI). Namun, harapan saya, kemajuan
teknologi ini tidak boleh membuat mereka lupa atau keluar dari akar budaya dan
tradisi kita," tambahnya.
Terakhir, Bupati
Kembang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik dan
mengimbau para orang tua untuk senantiasa memberikan pendampingan terbaik bagi
anak-anak mereka dalam mengarungi era digital. (prokopim jbr)
