Ketua Umum Pengkab KKI Badung, I Made Suwardana, SE (tengah)
saat ditemui di sela-sela pelaksanaan UKT di Puspem Badung, Minggu (2/8/2026)
(Foto: djo)
BADUNG,
PERSPECTIVESNEWS - Pengurus Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Kabupaten
Badung menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Wantilan Puspem Badung, Minggu
(2/8/2026) diikuti 202 karateka dari 19 dojo yang ada di Badung.
Ketua Umum Pengkab KKI Badung, I Made Suwardana, SE, mengatakan
UKT ini merupakan agenda yang diadakan setiap enam bulan sekali untuk mengetahui
sejauh mana karateka KKI menyerap “ilmu” selama berlatih di dojo masing-masing.
“Setelah atlet berlatih begitu lama ada saatnya dievaluasi
untuk kesamaan teknik dan pemahaman gerak, apakah ada peningkatan ataukah ada
yang perlu diperbaiki. Itulah tujuan kami menggelar UKT kepada karateka KKI
Badung,” tutur I Made Suwardana.
Untuk peserta UKT terbanyak, yakni 119 peserta adalah UKT
dari sabuk putih ke sabuk kuning, dari sabuk kuning ke sabuk hijau sebanyak 44
karateka, dan dari sabuk hijau ke biru muda sejumlah 24 karateka. Sedangkan
dari sabuk biru muda ke biru tua 9 peserta.
Dibanding jumlah UKT sebelumnya, UKT kali ini diikuti lebih
sedikit peserta (202 karateka) sedangkan sebelumnya sebanyak 400 karateka.
Peserta UKT Pengkab KKI Badung yang digelar di Wantilan Puspem Badung, Minggu (2/8/2026) (Foto: djo)
Menurut Made Suwardana, KKI Badung tidak semata mengejar
jumlah peserta agar UKT tersebut mendapat hasil maksimal. “Yang jelas semua
dojo mengirim atlet sehingga tidak dojo-dojo tidak stagnan di sabuknya itu-itu
saja,” ujar Suwardana menambahkan.
Ia berharap mereka yang ikut dan lulus bisa dilibatkan KKI
Badung di event lebih tinggi lagi atau berbagai kejuaraan yang diadakan oleh
FORKI Badung maupun FORKI Bali. Dia menambahkan bahwa pertumbuhan dan animo
peserta KKI sungguh luar biasa dan ini harus dijaga agar prestasi meningkat.
KKI Badung dalam waktu dekat akan merancang kejuaraan KKI
Badung Cup, yang ancar-ancarnya di akhir
tahun atau setelah kejuaraan FORKI Badung. “Kemungkinan kejuaraan KKI Badung Cup
dibuat open Provinsi Bali, artinya melibatkan karateka KKI dari kabupaten dan
kota lainnya di Bali,” imbuhnya.
Suwardana mengatakan saat ini keterlibatan karateka dari KKI
Badung di event Bupati Cup yang muaranya untuk mempersiapkan karateka porprov
sebesar 40 persen. Artinya, lanjut dia, dari total karateka FORKI Badung yang
dikirim ke ajang Porprov Bali sebesar 40 persen merupakan karateka KKI,
selebihnya dari perguruan lain.
“Dari segi prestasi, juga porsinya KKI lebih besar dari
perguruan lain, bahkan beberapa waktu lalu ada atlet kami dikirim ke AKF di
Vietnam dan mampu mendulang prestasi,” demikian I Made Suwardana. (djo)

