Persiapan malam puncak Denpasar Youth Festival (D'Youth Fest) 6.0. yang akan digelar pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar. (Foto: HumasDps)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Kolaborasi spektakuler antara Ogoh-Ogoh Gajah karya ST. Yowana Saka Bhuwana Banjar Taensiat bersama Kedux Garage, Palawara Music Company, dan Manubada Art siap menggebrak panggung pembukaan malam puncak Denpasar Youth Festival (D'Youth Fest) 6.0. Pertunjukan bertajuk "Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta" ini akan digelar pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar. Mengusung tema besar "Feel The Growth", sajian ini merepresentasikan semangat kebangkitan, kolaborasi, dan kepedulian lingkungan generasi muda.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti, yang didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra Putra, memantau langsung persiapan di sela-sela gladi resik pada Jumat (10/7). Ia menegaskan bahwa kolaborasi seni ini menjadi salah satu menu utama yang mengawinkan kekuatan tradisi dengan kreativitas kontemporer.
Karya tari kolosal ini secara khusus mengangkat kisah perjalanan dari kehancuran menuju harapan. Berangkat dari tema Regrow, alur cerita menggambarkan bagaimana keserakahan manusia merusak keseimbangan alam hingga memicu kehancuran, sebelum akhirnya sosok Sang Penjaga Agung hadir sebagai simbol kebijaksanaan untuk membangkitkan kesadaran bersama.
Secara teknis, pertunjukan dikemas dalam tiga babak dramatis. Babak Pertama menggambarkan eksploitasi alam yang melahirkan kerusakan. Babak Kedua menjadi titik balik ketika kesadaran mulai tumbuh dan alam kembali bernapas. Babak Ketiga menghadirkan harmoni baru saat manusia, alam, dan nilai spiritual kembali menyatu.
"Melalui kolaborasi Ogoh-Ogoh Gajah Taensiat dan tari kolosal Palawara, kami ingin menghadirkan sebuah pertunjukan yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam. Semangat Feel The Growth kami maknai sebagai ajakan untuk terus bertumbuh bersama melalui kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan," ujar Luh Putu Ryastiti.
Selain pertunjukan pembuka, malam puncak D'Youth Fest 6.0 juga akan dimeriahkan oleh sederet musisi lokal dan nasional, seperti Ari Lesmana, Tika Pagraky, Bagus Wirata, Dialog Dini Hari, Ary Kencana, Harmonia, Leeyonk Sinatra, Skoozy, hingga Wet Project. Tak hanya hiburan, festival ini juga menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan sedikitnya 20 pelaku UMKM kuliner dan 5 unit food truck.
Festival ini merupakan kulminasi dari rangkaian panjang kegiatan kreatif yang sudah berjalan sejak pertengahan Juni hingga Juli 2026. Berbagai program lintas sektor telah sukses digelar, meliputi Operet This Week, Bimbingan Teknis Penyiaran, Heritage Ride, Glory of Youth, Earthsy Day, Bali Fashion Bike, Mural Exhibition, Area Creator, Makin Dekat Film Fest, Community Paradise, hingga Bali Screen Printing Community.
Pada puncak acara, panitia juga menggandeng Komunitas Eling Ring Pertiwi untuk mengampanyekan gerakan peduli lingkungan melalui sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi di area festival sebagai langkah edukasi nyata bagi generasi muda.
Pemerintah Kota Denpasar berharap momentum D'Youth Fest 6.0 mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan menjadi ruang inklusif yang berdampak nyata bagi pembangunan daerah.
"D'Youth Fest bukan sekadar festival hiburan, tetapi ruang bersama bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, dan menunjukkan identitas kreatif Kota Denpasar. Kami berharap semangat yang lahir dari festival ini terus tumbuh menjadi energi positif dalam memperkuat ekonomi kreatif, melestarikan budaya, serta mewujudkan Denpasar sebagai kota kreatif yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing," tutup Luh Putu Ryastiti. (*)