Perspectives News

Lupa Matikan Api Pembakaran Sampah, Lahan Satu Hektare di Melaya Hangus

 


Damkar Jembrana berjibaku memadamkan kebakaran lahan seluas satu hektare milik seorang guru di Banjar Anyarsari Kangin, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Jembrana yang ludes terbakar pada Jumat (24/7/2026) siang. (Foto: Polsek Melaya).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Lahan seluas satu hektare milik seorang guru di Banjar Anyarsari Kangin, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Jembrana, ludes terbakar pada Jumat (24/7/2026) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 WITA ini dipicu oleh aksi pembakaran daun kering yang ditinggalkan tanpa pengawasan.

Kapolsek Melaya, Kompol Putu Suarmadi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa lahan yang terbakar merupakan milik I Kadek Rindi Sutama (36), seorang guru yang berdomisili di Banjar Nusasari Kelod.

Petaka bermula saat ayah pemilik lahan, I Wayan Ladra (62), membakar tumpukan daun kering di lokasi kejadian. Sayangnya, pria yang merupakan pensiunan guru tersebut meninggalkan kobaran api tanpa ditunggui.

"Kondisi angin saat itu berhembus cukup kencang, sehingga api dengan cepat membesar dan merembet meluas ke seluruh areal lahan," ujar Kompol Putu Suarmadi.

Mendapat laporan warga, dua unit armada mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Jembrana langsung diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Setelah berjuang beberapa saat, petugas akhirnya berhasil memadamkan seluruh titik api sebelum melalap area pemukiman di sekitarnya.

Kompol Suarmadi memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. "Saat ini api sudah sepenuhnya padam, dan situasi di lokasi kejadian terpantau aman serta kondusif," pungkasnya.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak sembarangan membakar sampah atau daun kering, terutama di tengah kondisi angin kencang yang berpotensi memicu kebakaran hebat. (dik)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama