Diduga Korsleting, Rumah Warga Melaya Ludes Terbakar

 

Bangunan rumah milik I Ketut Sumerta (32) di Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, ludes terbakar pada Rabu (5/8/2026) yang diduga kuat akibat adanya korsleting arus listrik. (Foto: Polsek Melaya).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Sebuah bangunan rumah seluas 9x6 meter milik I Ketut Sumerta (32) di Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, ludes terbakar pada Rabu (5/8/2026) siang. Insiden kebakaran tersebut diduga kuat akibat adanya korsleting arus listrik.

Kapolsek Melaya, Kompol Putu Suarmadi, membenarkan peristiwa musibah kebakaran yang menimpa warga di wilayah hukumnya tersebut.

"Peristiwa terjadi sekira pukul 12.40 WITA. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta," ungkap Kompol Putu Suarmadi, Rabu (5/8/2026).

Insiden ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban, I Komang Putra Sariasa dan Ni Kade Sunadi, yang sedang duduk di teras rumah. Mereka melihat asap membumbung tinggi dari bagian atap rumah korban disertai suara letupan kecil.

Melihat kobaran api, saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga setempat sempat bergotong-royong mencoba memadamkan api secara manual dengan alat seadanya.

Namun, lantaran material bangunan yang mudah terbakar, api kian membesar dengan cepat hingga akhirnya warga menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Jembrana.

Unit mobil Damkar yang dikerahkan ke lokasi tiba sekira pukul 12.50 WITA dan langsung melakukan penanganan. Api akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada pukul 13.50 WITA.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang berharga milik korban tidak berhasil diselamatkan dan hangus terbakar. Di antaranya satu unit kasur spring bed, lemari kayu beserta uang tunai Rp500 ribu yang disimpan di dalamnya, satu unit kulkas, dan satu unit televisi.

Pihak Kepolisian Polsek Melaya telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan area, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati hati, pastikan kondisi rumah aman dari potensi yang dapat memicu peristiwa serupa. (dik)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama