Suasana rapat teknis evaluasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di seputaran kawasan Living World, Jalan Gatot Subroto Timur, yang digelar Dinas Perhubungan Kota Denpasar bersama Tim Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) di kantor setempat, Jumat (14/8). (Foto: HumasDps)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Pemerintah Kota Denpasar terus berkomitmen untuk menguatkan pelayanan publik di bidang lalu lintas dan angkutan jalan. Komitmen tersebut dibahas dalam rapat teknis evaluasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di seputaran kawasan Living World, Jalan Gatot Subroto Timur, yang digelar Dinas Perhubungan Kota Denpasar bersama Tim Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) di kantor setempat, Jumat (14/8).
Rapat teknis yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, bersama unsur Ditlantas Polda Bali, Satlantas Polresta Denpasar, BPTD Bali Kementerian Perhubungan, BPJN, serta unsur desa/kelurahan ini membahas sejumlah hal strategis menyusul rekayasa lalu lintas di kawasan Living World.
Salah satu kesepakatan utama yang dicapai dalam rapat tersebut adalah keputusan untuk tetap memasang road barrier di kawasan tersebut. Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas di seputar area Living World.
"Pemasangan road barrier ini sendiri harus juga diimbangi dengan kedisiplinan para pengguna jalan, termasuk juga semakin fokus dan sigap dalam membaca marka-marka di jalan," ungkap I Ketut Sriawan.
Selain mempertahankan road barrier, seluruh pihak yang hadir mendorong adanya perbaikan dan penambahan fasilitas pembatas jalan tersebut beserta perlengkapan rambu lainnya demi meningkatkan keselamatan para pengguna jalan.
Tak hanya penataan rambu, aspek penerangan jalan juga menjadi perhatian utama. "Pemerintah Kota Denpasar tadi sudah berkoordinasi juga dengan BPJN untuk penggantian lampu tenaga Surya ke LED agar kondisi ruas jalan semakin terang," tambah Ketut Sriawan.
Lebih lanjut, Ketut Sriawan menyampaikan bahwa melalui Tim Forum LLAJ, Pemkot Denpasar akan terus mengoordinasikan agar seluruh instansi terkait dapat bergerak bersama demi mewujudkan keselamatan transportasi jalan secara berkelanjutan.
"Dengan landasan Tri Hita Karana dan spirit Vasudhaiva Kutumbhakam, Pemkot Denpasar tentunya akan memastikan koordinasi antar instansi dapat berjalan optimal, untuk mewujudkan keselamatan transportasi," tutupnya. (HumasDps)