LVRI memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 yang digelar penuh kehangatan oleh Perhimpunan INTI Jembrana bersama Inti Klub Bali Sehat (IKBS), Selasa (18/8/2026). (Foto: dik/Perspectives)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Waktu terus bergulir dan
saksi hidup perjuangan kemerdekaan banyak yang sudah berpulang. Di Kabupaten
Jembrana, jumlah veteran pejuang yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik
Indonesia (LVRI) kini tercatat kian menyusut tajam dari ratusan orang hingga
tersisa hanya 26 jiwa.
Kendati raganya kian berkurang tergerus usia, api semangat
kepahlawanan dan teladan mereka tak pernah padam. Hal itu tercermin dalam
peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 yang digelar penuh kehangatan oleh
Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Jembrana bersama Inti Klub Bali Sehat
(IKBS), Selasa (18/8/2026).
Dewan Pembina LVRI Jembrana, I Ketut Sumber, menuturkan
kenyataan haru mengenai keberadaan para pejuang di Bumi Makepung. Dari ratusan
anggota di masa lalu, kini yang tersisa hanya 26 orang veteran serta 76 janda
veteran.
"Saat ini yang masih ada tinggal 26 orang. Terdiri dari
2 orang veteran pejuang, 16 orang pembela, dan sisanya veteran perdamaian
termasuk Dwikora," ungkap Sumber.
Meski jumlahnya kian sedikit, Sumber menegaskan bahwa
keberadaan para pejuang sepuh ini harus tetap menjadi pemicu persatuan bangsa,
terutama bagi generasi muda untuk mengisi kemerdekaan.
Apresiasi mendalam terhadap jasa para kusuma bangsa tersebut
ditunjukkan INTI Jembrana lewat tradisi potong tumpeng, pembagian puluhan paket
sembako, pemberian angpao, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Ketua INTI Jembrana, Abdi Surya Negara, menegaskan bahwa
bangsa ini tidak boleh melupakan akar kemerdekaannya. Menurutnya, merawat dan
memuliakan para veteran di sisa usia mereka adalah kewajiban moral seluruh
elemen bangsa.
"Kita harus selalu ingat, bangsa ini merdeka berkat
pengorbanan para pahlawan dan veteran. Walau sederhana, momen berkumpul ini
sangat berharga untuk menghormati mereka yang telah berdarah-darah merebut dan
mempertahankan kemerdekaan," tegas Abdi Surya Negara.
Kegiatan rutin lintas generasi dan etnis ini menjadi bukti
nyata bahwa kendati barisan veteran secara fisik kian menipis, penghormatan
atas jasa dan nilai-nilai luhur kepahlawanan mereka akan terus dirawat dan
dikenang sepanjang masa. (dik)
